Louvre dan Bima Perkasa Lulus Play-off di Hari Terakhir IBL

    Louvre Dewa United dan Bima Perkasa mengikuti Pelita Jaya Bakrie dari Divisi Merah IBL

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Persaingan seru memperebutkan tiket dua babak pertandingan ulang IBL Pertamax 2021 dari Divisi Merah berjalan sangat sengit. Tim yang lolos setelah Pelita Jaya Bakrie harus ditentukan pada hari dan laga terakhir musim reguler di gelembung IBL, Robinson Resort, Cisarua, Bogor, Sabtu (10/4). Louvre Dewa United Surabaya dan Bima Perkasa Jogja akhirnya mendapatkan tempat di pertandingan ulang.

    Sebelum empat laga terakhir digelar pada Sabtu, Bali United dan Louvre Surabaya masing-masing berada di peringkat atas dua dan tiga. Sedangkan Bima Perkasa Jogja masih di posisi keempat.

    Kemenangan otomatis menempatkan mereka di babak tersebut pertandingan ulang. Namun, Bali United yang sempat unggul 51-50 di kuarter keempat dengan sisa waktu 2 menit 35 detik tak mampu mempertahankan keunggulan mereka. Tim debutan di IBL akhirnya menyerah 55-59 dari Satria Muda Pertamina Jakarta.

    Hasil ini memang menutup kans Bali United lolos dengan rekor kekalahan Louvre Surabaya di laga berikutnya. Bergantung pada hasil tim lain tidak nyaman. Pasalnya, Louvre kemudian mengalahkan Indonesia Patriots 74-68. Louvre mengamankan satu tiket pertandingan ulang.

    Harapan Bali United masih ada, kali ini bergantung pada tim dengan rekor kemenangan terburuk untuk IBL di tahun 2021, yaitu Pacific Caesar Surabaya. Ponsianus Nyoman Indrawan dkk berharap Pacific bisa memberikan kejutan dengan mengalahkan Bima Perkasa. Jika Pasifik menang, Bali United berhak ikut pertandingan ulang.

    Pasifik telah memberi harapan ketika mampu memberikan perlawanan. Hingga akhir kuarter kedua, Pasifik hanya tertinggal 26-28. Namun, Bima Perkasa bangkit di dua kuarter terakhir dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 71-45.

    Bali United pun harus mengubur mimpinya, menyamai West Bandit Solo sebagai tim pendatang baru yang lolos babak tersebut pertandingan ulang. Dua tiket terakhir pertandingan ulang juga milik Louvre Surabaya dan Bima Perkasa Jogja.

    Pemain senior Bima Perkasa Muhammad Isman Thoyib seusai pertandingan mengaku bersyukur atas hasil yang didapat timnya. Alhamdulillah, di tengah tim yang belum lengkap kami bisa lolos ke babak play-off, kata pemain yang menang dua musim lalu bersama Stapac Jakarta itu.

    “Sebagai pemain senior, saya selalu mengingatkan rekan-rekan saya untuk tetap fokus. Meski di atas kertas lebih unggul dari Pasifik, saya selalu mengingatkan Anda untuk tetap fokus dan tidak meremehkan lawan.”

    Bima Perkasa akan bertemu Louvre di babak pertama play-off. Pemenangnya akan menghadapi Pelita Jaya. Setelah itu, pemenang pertandingan ini akan berhadapan dengan wakil Divisi Putih dengan format serupa.

    Tim peringkat kedua Divisi Putih Prawira Bandung akan melayani peringkat ketiga Bandit Barat di babak pertama pertandingan ulang. Pemenang dari game ini telah dinantikan oleh Satria Muda Pertamina sebagai juara Divisi Putih di semifinal IBL. Pemenangnya akan maju ke final IBL untuk menghadapi perwakilan dari Divisi Merah.




    Source