Mahasiswa Kurang Minat Berorganisasi, Kokam Unsa Gelar Diskusi

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Untuk menumbuhkan minat berorganisasi mahasiswa, Komunitas Kajian Mahasiswa (Kokam) Universitas Samawa (Unsa) mengelar kegiatan diskusi terbuka dengan tema ‘Refungsi Organisasi Dalam Mengembangkan Kemampuan Itelektual, yang dilaksanakan di Aula Lantai 2 Rektorat UNSA pada Sabtu, (23/12).
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh organisasi mahasiswa Unsa, mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas, seluruh Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM) dan seluruh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Se-Unsa dan kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor 3 Bagian Kemahasiswaan dan Kerjasama Alumni UNSA, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos, M.Ap, yang dalam sambutan menyampaiakan pentingnya berorganisasi bagi mahasiswa.
Menurutnya, dalam oreientasinya Mahasiswa Unsa sangat hebat secara individu tetapi secara berkelompok masih sangat kurang, hal itu dibuktikan dengan prestasi-prestasi dari mahasiswa secara individu.
Ditambahkannya, tema tersebut sangat cocok dengan kondisi mahasiswa yang sekarang ini, karena mahasiswa saat ini tidak lagi menjalankan perannya sebagai agen perubahan dan agen kontrol.
Sementara itu yang menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut adalah Staf Ahli Wakil Ketua DPR RI, Poetra Adi Soerjo, S.Sos.I, I.MA, menyampaiakan materi tentang Metode Belajar Berorganisasi.
Poetra Adi Soerjo—sapaan akrab Ustad Suryo yang ditemui Gaung NTB usai kegiatan menyampaikan sangat berterima kepada pembina UKM Kokam yang telah mengundangnya sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut.
Ustad Suryo juga berharap agar kegiatan tersebut tetap berlanjud dan tidak berhenti sampai disitu saja. Karena orang-orang besar lahir dari organisasi-organisasi yang ada.
Sementara itu, Pembina UKM Kokam, Jhon Kenedi, M.Pd yang ditemui Gaung NTB usai kegiatan menyampaikan, dirinya menghubungi Ustad Suryo belum lama ini dan beliau bersedia untuk menghadiri kegiatan tersebut sebagai pembicara.
Ditambahkannya, kegiatan tersebut lahir dari diskusi Rabu sore yang kerap kali menjadi rutinitas UKM Kokam Unsa.