Mahfud MD: Obligor BLBI ada 48 orang dengan 12 jenis jaminan bermasalah

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Gugatan Negara atas Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) beberapa waktu lalu.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menjelaskan, saat ini satgas tersebut bertugas memulihkan dana negara yang diperkirakan mencapai Rp. 110 triliun dari 48 obligor dengan 12 jaminan bermasalah.

Jadi disini ada 48 obligor dengan berbagai jenis penjaminan. Dijamin ada 12 macam masalah, makanya Satgas dibentuk, ”kata Mahfud dalam wawancara dengan Aiman ​​Witjaksono yang ditayangkan Kompas TV, Selasa. (13/4/2021).

Baca juga: Pemerintah akan membentuk tim intelijen untuk memburu dana negara dari Obligor BLBI

Mahfud menjelaskan, penjaminan dari para obligor bermasalah karena ada yang menyerahkan barang tapi sertifikatnya tidak ada, ada yang menyerahkan sertifikat dan barang tapi belum dilakukan peralihan, dan ada yang sekarang pindah. aset di luar negeri.

“Ada yang berbentuk uang asing. Ada yang berupa rekening Indonesia dan sebagainya. Ada 12 macam masalah,” kata Mahfud.

Baca juga: Mahfud MD Membuka Opsi Penyanderaan Jenazah Terhadap Obligor BLBI

Untuk menghimpun uang negara dengan berbagai permasalahan tersebut, kata Mahfud, pemerintah membentuk Satgas.

“Nah, harus ada satgas seperti ini. Tidak bisa dilakukan secara rutin,” kata Mahfud.

Bangun tim intelijen

Pemerintah akan membentuk tim intelijen untuk memburu dana negara yang diperkirakan mencapai Rp. 119 triliun dari obligor BLBI.




Source