Mantan Komisaris Anak Perusahaan Antam Ditangkap Dalam Kasus Pemindahtanganan IUP Batubara

    Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kejaksaan Agung RI telah menahan mantan Komisaris PT Citra Tobindo Sukses Perkasa (CTSP) berinisial MTM dalam dugaan korupsi pengalihan Izin Usaha Pertambangan (IUP) batubara seluas 400 hektar di Kabupaten Sarolangun, Jambi.

    Kepala Kejaksaan Agung RI untuk Penuspenkum Leonard Eben Ezer mengatakan tersangka diputuskan ditahan setelah diperiksa bersama dua orang saksi lainnya pada Rabu (9/6/2021). Sementara itu, PT CTSP lebih dikenal sebagai anak perusahaan Antam.

    “MTM selaku mantan Komisaris PT Citra Tobindo Sukses Perkasa (CTSP) tahun 2010-2011 ditahan selama 20 hari sejak 9 Juni 2021 hingga 28 Juni 2021 di Rutan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung, ” kata Leo dalam keterangannya, Rabu (9/6/2021).

    Baca juga: Sempat Kabur, Kejagung Akhirnya Tangkap Tersangka Kasus Bank Syariah di Sidoarjo

    Leo menjelaskan, peran tersangka MTM dalam kasus tersebut diduga memiliki kesepakatan dengan tersangka BM selaku mantan Direktur Utama PT Indonesia Coal Resources.

    Keduanya sepakat untuk menentukan harga akuisisi.

    “Dalam penetapan harga perolehan Rp 92,5 miliar, meski belum dilakukan due dilligence,” katanya.

    Selain itu, tersangka MTM bersama tersangka MH selaku Komisaris PT Tamarona Mas Internasional (TMI) bergotong royong berpura-pura seperti menginvestasikan Rp 1,25 miliar saham di PT CTSP.

    “Sehingga PT Citra Tobindo Sukses Perkasa (CTSP) dapat dijadikan sebagai perusahaan perantara peralihan IUP dari PT Tamarona Mas Internasional (TMI),” ujarnya.

    Dalam kasus ini, tersangka diduga menerima pembayaran Rp 56,5 miliar dari akuisisi PT CTSP oleh PT ICR.

    “Tersangka MTM dan tersangka MH selaku Komisaris PT Tamarona Mas Internasional juga menjamin keaslian dokumen perizinan, meski banyak dokumen yang tidak lengkap dan hanya fotokopi,” ujarnya.

    Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana. Korupsi. jo. Pasal 55 ayat (1) KUHP ke-1.

    Anak Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) KUHP ke-1.



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/06/09/eks-komisaris-anak-perusahaan-antam-ditahan-terkait-kasus-pengalihan-iup-batubara