Mantan PM Prancis Bergabung dengan Perusahaan Minyak Rusia

Nama Francois Fillon diumumkan secara terbuka oleh perusahaan minyak Rusia

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS — Mantan perdana menteri Prancis, Francois Fillon, telah ditunjuk sebagai dewan direksi sekelompok perusahaan minyak Rusia. Demikian pengumuman terbuka perusahaan Rusia itu, Sabtu (3/7).

Pusat Pengungkapan Informasi Bisnis dijalankan oleh kantor berita Rusia, antarfaks, memublikasikan nama Fillon dalam daftar anggotanya sebagai administrator grup perusahaan minyak negara Zarubezhneft, yang beroperasi aktif di Aljazair, Vietnam, Libya, Suriah, dan Kuba.

Ia bergabung dengan firma tersebut sebagai kepala firma konsultan, Apteras SARL, yang ia dirikan pada 2017.

Pada bulan Juni, media Prancis melaporkan bahwa Fillon semakin dekat ke Kremlin setelah pencalonannya untuk dewan perusahaan minyak Rusia diusulkan oleh Perdana Menteri Rusia Mikhail Michoustine. Fillon, yang menjabat sebagai perdana menteri Prancis dari 2007-2012, mendukung intervensi militer Rusia di Suriah pada 2015.

Dia menganggap Presiden Vladimir Putin sebagai “perantara yang jujur” dalam konflik Suriah dan menyalahkan Uni Eropa karena mendorong sanksi terhadap Moskow. Putin, pada gilirannya, memuji Fillon sebagai “pria terhormat” karena berusaha meningkatkan hubungan dengan Rusia.

Saat berkampanye dalam pemilihan presiden 2017, politisi kanan-tengah mengumumkan sikapnya yang pro-Rusia, menyebut sanksi ekonomi UE “sama sekali tidak efektif” dan meyakinkan dia akan melakukan yang terbaik untuk mencabut sanksi jika dia berkuasa.

Pencalonan Fillon melawan Presiden Prancis Emmanuel Macron dibatalkan setelah namanya muncul dalam kasus penipuan pekerjaan palsu yang melibatkan istrinya.

Tahun lalu, dia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman lima tahun penjara, tiga tahun di antaranya ditangguhkan, dan pasangan itu didenda 375.000 euro ($ 445.000).

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/mantan-perdana-menteri-prancis-ber Join-dengan-usaha-minyak-russia/2294099



https://www.republika.co.id/berita/qvri131148253320/mantan-pm-prancis-bergabung-dengan-perusahaan-minyak-rusia