Manuver PKB Tidak Pengaruhi Sikap Suhaili – Amin

    Mataram, Gaung NTB
    Manuver Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTB yang akan belok dukungan ke DR. Zul – Rohmi, tak pengaruhi calon wakil Gubernur, H Muh Amin yang jauh sebelumnya sudah direkomendasikan diusung partai ini.
    Meski beberapa waktu lalu, PKB membangun koalisi dengan Demokrat dan PKS akan mengusung DR Zulkieflimansyah – Siti Rohmi Djalilah. Terlebih, dalam waktu dekat, beredar kabar, pasangan itu akan deklarasi pasangan di Lombok Timur.
    Terkait hal itu, H Muh Amin menegaskan dirinya tidak ambil pusing dengan manuver yang di lakukan oleh partai berbasis NU tersebut. Yang jelas, pihaknya tetap berkomitmen penuh bersama calon Gubernur H. Suhaili FT untuk maju pada kontestasi 2018 mendatang.
    Disinggung pertemuan dirinya dengan Ketua DPW PKB NTB beberapa waktu lalu, Amin menjelaskan itu hanya sebatas silaturahmi antar ketua partai dan tidak membicarakan masalah merapatnya kembali PKB untuk mendukung Suhaili-Amin.
    Dia sangat menghormati apapun keputusan yang di ambil PKB serta patuh dengan mekanisme internal dalam melakukan proses penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur.
    “Saya tetap hormati apapun keputusan PKB, mereka punya mekanisme tersendiri, ya kita hargai bagaimana hasil akhirnya biarkan berproses,” ungkapnya, Rabu (27/12).
    Yang jelas lanjutnya, PKB sudah mengeluarkan pernyataan untuk merekomendasikan dirinya sebagai calon wakil gubernur dan akan mengusung pasangan Suhaili – Amin saat Deklarasi di Lombok Tengah.
    Sebelumnya Ketua DPW PKB NTB Lalu Hadrian Irfani mengaku telah melakukan pertemuan dengan Wagub. Senada dengan Amin, Lalu Ari panggilan akrabnya, menyatakan pertemuan tersebut hanya sebatas silaturahmi dan pembicaraan ringan.
    PKB sendiri mendeklarasikan diri bergabung bersama Partai Demokrat untuk mengusung bakal calon gubernur dan wakil gubernur. Bahkan balon gubernur dan wakil gubernur DR. Zulkieflimansyah dan Siti Rohmi Djalilah telah dipanggil ke DPP untuk mengikuti uji kelayakan, namun sampai hari ini belum ada keputusan resmi.