Masjid Agung Tasikmalaya tidak menyelenggarakan salat Idul Fitri berjamaah

Masjid Agung Kota Tasikmalaya tidak akan menggelar Sholat Idul Adha 1442 H

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA — Masjid Agung Kota Tasikmalaya tidak akan menggelar salat Idul Fitri 1442 H berjamaah. Kebijakan itu diambil sesuai surat edaran (SE) yang dikeluarkan Menteri Agama (Menag).

Ketua Harian Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi mengatakan, pihaknya akan mengikuti aturan dari pemerintah pusat. Sesuai aturan, umat Islam diminta untuk melaksanakan salat Idul Fitri dari rumah.

“Kami mematuhi aturan,” katanya saat dihubungi Republik, Minggu (18/7).

Namun, dia berharap regulasi tersebut masih bisa diubah. Harapannya, salat Idul Fitri tetap bisa dilaksanakan secara berjamaah dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Mudah-mudahan dalam dua hari ke depan bisa direvisi atau diubah. Kalau tidak ada perubahan, akan kami hilangkan (salat id berjamaah),” kata Kiai Aminudin.

Terkait penyembelihan hewan kurban, kata dia, Masji Agung Kota Tasikmalaya akan dilakukan pada H+1 atau hari kedua Idul Adha. Hewan kurban akan disembelih di halaman masjid. Direncanakan sekitar tujuh ekor sapi akan disembelih di Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Kiai Aminudin mengatakan, pembagian daging kurban akan dikoordinasikan dengan pengurus Rukun Tetangga (RT) di sekitar Masjid Agung. “Jadi akan langsung dibagikan ke rumah-rumah warga agar tidak ada keramaian di masjid,” ujarnya.



https://www.republika.co.id/berita/qwg0jb313/masjid-agung-tasikmalaya-tak-gelar-shalat-id-berjamaah