Masyarakat Lito Minta Tunda Pelantikan Kades Lito

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Tokoh Kaukus Muda Selatan, Sukiman SPd terkait dengan pilkades Lito mengatakan bahwa pelantikan kades terpilih Lito yang rencananya digelar 19 September 2016 mendatang, harus dilakukan penundaan.
Menurut Sukiman berdasarkan rekomendasi Panwas pada 5 September 2016 yang lalu tentang tanggapan laporan pelanggaran Kades Lito yang disampaikan oleh Irwandi HS selaku pihak yang merasa dirugikan. “Dari hasil penelitian dan pemeriksaan panitia membenarkan bahwa telah terjadi pelanggaran baik pidana maupun perdata,” paparnya.
Sukiman mencontohkan beberapa kecurangan yang terjadi seperti adanya pemalsuan data pemilih maupun adanya pemilih yang mengunakan hak pilihnya dengan menggunakan KTP maupun identitas kependudukan lainnya serta Adanya indikasi penggelembungan suara yang dilakukan oleh panitia. “Fakta-fakta hukum yang disimpulkan oleh Panwas haruslah menjadi pijakan dasar Bupati Sumbawa baik dalam bersikap maupun dalam mengeluarkan kebijakan terhadap pelantikan Kades Lito,” lanjutnya.
Sambung Sukiman, hal itu sangatlah penting dikarenakan menyangkut dengan supremasi hukum yang memayungi pelaksanaan sistem demokrasi ditingkat lokal. Oleh karena itu, Sukiman meminta kepada Bupati Sumbawa untuk tidak gegabah dalam mengambil sebuah keputusan. “Kita harus melihat segi sosial kemasyarakatan atau kondusifitas wilayah dan aspek lain yang berakibat bagi lahirnya konflik horizontal di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu Halim Perdanakusuma selaku Ketua Karang Taruna Desa Lito, menambahkan bahwa pelantikan saudara Maswarang sebagai Kades Lito terpilih ditunda. “Kita selaku masyarakat tidak menginginkan pemimpin yang lahir dari kecurangan dalam berdemokrasi dan kemenangannya dinilai cacat hukum,” tandasnya.
Sementara itu Bupati Sumbawa HM Husni Djibril BSc ketika dikonfirmasi Gaung NTB, Kamis (15/9) menyatakan terkait pelantikan Kades Lito akan dilakukan penundaan. “Bukan hanya Kades Lito, tapi semua kades yang terpilih pada 13 agustus 2016 yang akan ditunda,” singkat Bupati Sumbawa HM Husni Djibril.