MDI Apresiasi Penangkapan Muhammad Kecewa

    Perlu ditelaah akar penyebab sering tenggelamnya penodaan agama.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Dewan Dakwah Islam (DPP MDI) mengapresiasi Polri yang bergerak cepat menangkap aktivis konten YouTube Muhammad Kece. Penangkapan ini terkait dengan pernyataannya yang menimbulkan kegaduhan dan memecah belah persatuan dan kerukunan umat beragama.

    “Pernyataan M. Kece dalam konten video YouTube telah membuat geger dan memecah belah persatuan dan kesatuan umat beragama,” kata Ketua DPP MDI Prof Deding Ishak dalam keterangan singkat yang diterima Republika, co.id, pada Rabu (25/8).

    Ia juga berterima kasih kepada Polri yang cepat tanggap atas laporan dan tuntutan masyarakat untuk segera mengambil tindakan hukum terhadap M. Kece. “Polisi telah mendengar dan memperhatikan aspirasi dan tuntutan masyarakat,” katanya.

    Ia menilai, tindakan tegas polisi sudah sesuai dengan prinsip penegakan hukum, yakni setiap orang sama di depan hukum (Equality Before the Law). “kata Deding

    Ia mengatakan kasus penodaan agama yang muncul kembali harus menjadi perhatian pemerintah, DPR, majelis agama. Apalagi, kata dia, kasus penistaan ​​agama yang sering muncul belakangan ini harus diusut lebih lanjut.

    Diketahui, polisi menangkap M Kece di Bali pada Rabu (25/8). Di akun YouTube-nya, ia memainkan salam bahkan menghina firman Allah dengan mengganti editor dengan kata Yesus.



    https://www.republika.co.id/berita/qyf4vy396/mdi-apresiasi-penangkapan-muhammad-kece