Melalui Mpok Darting, UNSA Turunkan Angka Stunting di Labuhan Bajo

Melalui Kelompok Sadar Stunting (Mpok Darting)Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Program Studi (Prodi) Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) Universitas Samawa (UNSA) kembali berhasil meraih prestasi pada PKM dan mencetak sejarah baru sebagai prestasi keempat kalinya secara berturut-turut dalam PKM.

Proposal MSP dengan Judul “MPOK DARTING (Kelompok Sadar Stunting)tersebut merupakan satu dari delapan proposal UNSA yang lolos dan mendapat pendanaan dari Kemenristekdikti.
Menurut Dwi Mardhia, MSc sebagai Dosen Pembimbing pada PKM tersebut kepada Gaung NTB belum lama ini menjelaskan kegiatan tersebut merupakan upaya peningkatan kesadaran masyarakat Labuhan Bajo Kecamatan Utan dalam hal mengkonsumsi Garam Beryodium.
“Melalui PKM ini tim PKM MSP yang diketuai oleh Khatimah dan anggota tim yang terdiri dari Fitri Asriyanti dan Yulianti telah memberikan penyuluhan, pembentukan Mpok Darting yang beranggotakan lima orang, selain itu mereka melakukan pembagian garam beryodium dan pendampingan program PKM,” tambah Ewi—sapaan akrab dosen cantik itu.

Lebih lanjut lagi Ewi menjelaskan kegiatan tersebut akan menjadi solusi yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui pemberdayaan kelompok ibu-ibu PKK desa Labuhan Bajo sebagai “MPOK DARTING” yakni meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi garam beryodium sehingga terjadi peningkatan porsentase masyakarat yang mengkonsumsi garam beryodium dan menurunkan angka kejadian stunting.

Ewi menceritakan PKM tersebut berawal dari kepedulian mahasiswa Unsa terhadap rendahnya tingkat konsumsi garam beryodium dan tingginya angka kejadian stunting di Desa Labuhan Bajo.
“Pada program pengembangan desa mitra bersama tim saat ini sedang mendampingi kelompok petambak garam di Desa Labuhan Bajo dalam memproduksi garam bertodium” Sambung Ewi dosen MSP yang ramah senyum itu.

Ewi berharap ke depannya Desa Labuhan Bajo akan menjadi desa penghasil garam beryodium untuk wilayah barat Kabupaten Sumbawa dan sekitarnya.