Memiliki Potensi Tanaman Jamu, Kabupaten Humbahas Akan Menjadi Daerah Penelitian Tanaman Obat

    Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki potensi keanekaragaman hayati sumber daya alam (SDA) yang sangat potensial dan melimpah.

    Salah satunya yang banyak dimanfaatkan adalah sumber daya tumbuhan.

    Oleh karena itu, perlu adanya upaya pemanfaatan dan inovasi potensi komparatif untuk mengolah sumber daya alam tumbuhan (tumbuhan) tersebut menjadi produk obat yang berdaya saing di pasaran.

    Sebagai instansi pemerintah yang fokus pada bidang kajian teknologi terapan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendapat tugas dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) untuk merancang bidang penelitian dan inovasi. untuk tanaman obat dan tanaman pangan di lahan yang terletak di Kabupaten Humbahas. , Sumatera Utara.

    Perlu diketahui bahwa selain memiliki potensi tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat, lahan ini juga memiliki potensi yang sangat tinggi untuk tanaman hortikultura.

    Penyiapan pusat penelitian ini sebenarnya merupakan bagian dari penguatan program prioritas nasional pengembangan food estate nasional di Kabupaten Humbang Hasundutan.

    Baca juga: Luhut Sebut 4 Wilayah Ini Perlu Perhatian Khusus Karena Tingginya Kasus Covid-19

    Dalam Rapat Koordinasi Penyampaian Engineering Design Details (DED) dan Pembahasan Pengembangan Herbal Science and Technology Park (TSTH), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan lahan tersebut pembangunannya menggunakan konsep green building.

    “Pembangunan tahap satu dan dua ini merupakan satu kesatuan yang akan dilakukan melalui proses lelang proyek konstruksi oleh Kementerian PUPR dengan anggaran pembangunan dilaksanakan pada tahun 2021 hingga 2023 dengan pemberian jasa profesional,” kata Luhut, dalam keterangan tertulis, Selasa (3/8/2021). ).

    Sementara itu, ia juga meminta BPPT segera melengkapi dokumen amdal terkait persetujuan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan menyiapkan rencana pengembangan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK).

    Baca juga: Luhut Ungkap Sampah Medis Covid-19 Capai 18 Juta Ton: Sangat Berbahaya, Perlu Kerja Cepat

    Hal ini dilakukan agar pengembangan lahan ini dapat segera dilakukan sehingga menjadi ikon pusat penelitian berkelas.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala BPPT Hammam Riza menjelaskan mengenai penyerahan dokumen perencanaan pengembangan teknologi ini, pengembangannya dimulai pada Desember 2020.

    “Tujuannya adalah pengembangan kognitif yang dibangun untuk memperkuat cadangan pangan nasional, menggunakan teknologi modern yang akan diintegrasikan dengan percontohan praktik pertanian modern dan teknologi verbal dan waktu,” kata Hammam.



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/08/04/punya-potensi-tumbuhan-herbal-kabupaten-humbahas-bakal-jadi-kawasan-riset-tanaman-obat