Mendekati dan Saat Darurat PPKM 24.594 WNA Mendarat di Bandara Soetta, Komisi IX: Ironis!

Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten menyatakan ada 24.594 WNA atau WNA yang tiba di Indonesia selama periode 1-6 Juli 2021 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Bandara Soetta). ).

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati menyayangkan masih ada kebijakan yang bisa mendatangkan orang asing di tengah perjuangan bangsa Indonesia melawan Covid-19.

Menurutnya, mendatangkan WNA dari negara terdampak Covid-19 sama saja dengan mengimpor kasus Covid-19 yang lebih besar ke Indonesia.

“Saya turut berduka cita kepada masyarakat Indonesia. Di tengah perjuangan melawan Covid-19 dan pelaksanaan PPKM Darurat, negara justru membuka pintu bagi orang asing untuk masuk ke Indonesia. Ini justru kebijakan yang kontra produktif. dalam penanganan Covid-19,” kata Mufida, kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Fadli Zon Kritik Luhut soal Orang Asing Dibolehkan Masuk Indonesia Saat Darurat PPKM: Arogansi Kekuasaan

Apalagi, jelasnya, sejumlah WNA yang tiba di Indonesia didominasi oleh negara-negara yang membawa virus lebih dulu dari Indonesia. Seperti China, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat dan Rusia.

Baca juga: Dampak Masuknya Asing, Legislator Demokrat: Kebijakan Darurat PPKM Lambat

Dia meminta negara lebih adil dalam menerapkan PPKM Darurat yang sejalan dengan tidak membuka peluang bagi orang asing untuk masuk ke Indonesia. Sebab, jika hal ini terus berlanjut, penanganan di masa pandemi Covid-19 akan terhambat.

Baca juga: Ada 3 Rombongan WNA yang boleh masuk ke Indonesia, Satgas Covid: Pemegang Paspor Biasa dilarang

“Membawa orang asing di tengah kebijakan PPKM Darurat sama saja tidak peka terhadap penderitaan rakyat. Orang yang berdagang dan bekerja yang tidak termasuk dalam usaha yang tidak esensial dan tidak kritis terpaksa tidak bisa membuat mencari nafkah untuk makan sehari-hari. Tapi ini orang asing yang datang ke Indonesia dan ini sama sekali menghilangkan nilai kemanusiaan,” katanya.

Ironisnya, masyarakat saat ini diminta untuk tetap di rumah, mematuhi kebijakan PPKM Darurat, namun orang asing yang datang dari luar negeri bebas masuk ke Indonesia tanpa ada aturan yang tegas.

Mufida menyarankan, selama pelaksanaan PPKM Darurat, pelaksanaan WNA sama dengan WNI, harus ada pembatasan atau larangan kedatangan.



https://www.tribunnews.com/nasional/2021/07/09/mendekati-dan-selama-ppkm-darurat-24594-wna-mendarat-di-bandara-soetta-komisi-ix-ironis