Mendes: Dana Desa 2022 Fokus pada BLT

    Pemerintah telah menetapkan anggaran Dana Desa 2022 sebesar Rp 68 triliun.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Desa untuk Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan Dana Desa 2022 akan difokuskan pada program Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT). Tujuannya untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19 dan menangani kemiskinan di desa.

    “Dana Desa 2022 difokuskan pada Bantuan Langsung Tunai sebagai jaring pengaman sosial,” kata Halim dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (12/12).

    Pemerintah telah menetapkan anggaran Dana Desa 2022 sebesar Rp 68 triliun. Dana sebesar itu akan disalurkan ke 74.000 desa di seluruh Indonesia.

    BLT Desa diberikan Rp. 300 ribu per bulan untuk setiap keluarga yang termasuk dalam kategori tersebut. Halim menjelaskan, sebanyak 40 persen Dana Desa akan digunakan untuk BLT, sedangkan sisanya untuk pemberdayaan masyarakat seperti program Ketahanan Pangan, penanganan Covid-19, dan pembangunan desa.

    Halim menambahkan, kebijakan pemfokusan anggaran Dana Desa untuk BLT mengacu pada Peraturan Presiden (Pepres) 104/2021 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022. membutuhkan jaring pengaman sosial salah satunya berupa BLT Desa.

    “Kalau Covid-19 berakhir pada 2023, maka akan kembali ke undang-undang yang lama,” kata Halim.



    https://www.republika.co.id/berita/r3zn5d428/mendes-dana-desa-2022-fokus-untuk-blt