Mengapa Sholat Tarawih Sangat Direkomendasikan Selama Ramadhan?

    Allah swt mengampuni dosa orang yang mendirikan shalat tarawih.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Salah satu salat penting di bulan Ramadhan selain puasa adalah salat tarawih, yang dilakukan setelah salat isya. Sholat tarawih sangat spesial dan penting bagi umat Islam yang ingin melakukannya selama Ramadhan.

    Ustadz Saifuddin Aman Al Damawy dalam bukunya “Ramadhan Dishes” mengatakan bahwa menurut hukum fiqh, shalat tarawih tidak wajib. Namun karena hanya ada di bulan ramadhan maka filosofi sholat tarawih sangat luar biasa, seperti filosofi ramadhan.

    Ustadz Saifuddin memastikan bahwa shalat tarawih begitu istimewa, maka jika tidak ada hal yang mendesak atau ada kebutuhan yang lebih besar, usahakan untuk tidak meninggalkan shalat tarawih. Betapa agung keutamaan shalat tarawih, seperti yang dikatakan Nabi Muhammad SAW:

    “Dari Abu Hurairah ra itu Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa menegakkan shalat tarawih dengan penuh iman dan harapan, maka diampuni dosanya”. (HR Al Bukhari).

    Allah mengampuni dosa orang yang mendirikan shalat tarawih. Tahukah kita apa arti pengampunan di sini?

    Ustaz Saifuddin mengatakan bahwa pengampunan bukan hanya menghapus dosa, tapi juga soal menentukan masa depan. Jika kita tidak bisa mendapatkan ampunan Allah maka masa depan pasti suram.

    Dosa adalah sumber kekacauan dalam hidup, sumber masalah hidup, sumber penyakit, sumber bencana dan sumber fitnah. Dosa memiliki akibat buruk dan efek samping negatif yang terlalu besar, membuat hidup menjadi tidak sehat.

    Oleh karena itu, Ustadz H Saifuddin mengajak umat Islam untuk melaksanakan sholat tarawih setiap malam Ramadhan. sholat tarawih merupakan sholat iseng sebagaimana yang dimaksudkan oleh Rasulullah SAW.

    Sangat disayangkan jika menganggap shalat tarawih sebagai beban, karena siklusnya banyak dan mungkin bacaannya lama.

    Sholat tarawih akan membuka pintu pengampunan Allah. Mereka yang diampuni Allah akan memiliki hidup yang bahagia, sukses yang berkelanjutan, dan kaya akan kelimpahan.

    Ada banyak pahala untuk shalat tarawih. Nabi bersabda: “Barangsiapa berdiri untuk sholat (sholat malam) selama Ramadhan dengan iman (iman), mengharapkan pahala, maka semua dosa sebelumnya akan diampuni.” (Bukhari dan Muslim)

    Selain itu, karena pahala perbuatan baik berlipat ganda selama bulan Ramadhan, pahala untuk tarawih bahkan lebih besar. Nabi bersabda: Barangsiapa mendekat (kepada Allah) dengan melakukan amal baik (opsional) di (bulan ini) akan menerima pahala yang sama seperti melakukan amalan wajib di waktu lain, dan siapa pun melepaskan perbuatan wajib di ( bulan ini) akan menerima imbalan karena melakukan tujuh puluh kewajiban pada waktu lain. “(HR. Ibn Khuzaymah)

    Berapa jumlah raka’at shalat tarawih?

    Menurut hadits dari Sahih Al Bukhari, shalat tarawih adalah delapan rakaat. Nabi Muhammad memimpin sholat tarawih selama delapan rakaat. Tarawih berdoa dalam set dua rakaat masing-masing, dengan cara yang sama seperti Anda berdoa secara normal. Yang terpendek dua raka’at dan yang terpanjang 20 raka’at. Namun, pada masa Khalifah Umar bin Abdulaziz (717 hingga 720 M), masyarakat Madinah melaksanakan shalat tarawih selama 36 rakaat.




    Source