Mengirim pesan sebanyak 353 kali kepada pegawai wanita, dokter di Saitama Jepang ditangkap polisi

    Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

    TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Akira Miyazato, seorang dokter di Kota Saitama Jepang ditangkap polisi, Minggu (11/4/2021) pagi.

    Dia ditangkap karena mengirim pesan kepada wanita berusia 20-an 353 kali selama 9 hari terakhir.

    “Seorang dokter berusia 53 tahun Akira Miyazato ditangkap di Kota Saitama karena mengirim pesan kepada seorang wanita berusia dua puluhan 353 kali berturut-turut selama 9 hari terakhir,” kata sumber itu. Tribunnews.com, Minggu (11/4/2021).

    Akira Miyazato, seorang dokter di Kota Saitama, ditangkap karena dicurigai melanggar Stalker Control Act.

    Akira Miyazato, seorang dokter di Kota Saitama. (Foto NNN)

    Menurut polisi, Miyazato menargetkan seorang karyawan wanita di sebuah restoran dan kemudian mengirim pesan sebanyak 353 kali berturut-turut dari 30 Maret hingga 8 April karena kebenciannya tidak diindahkan.

    Padahal pada tanggal 29 Maret, Miyazato dilaporkan ke polisi oleh perempuan tersebut dan telah ditegur secara lisan oleh polisi agar tidak melakukan hal tersebut lagi.

    Tapi segera setelah itu, dia terus mengirim pesan ke wanita itu.

    Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Negara Jepang Berusia 16 Tahun ke Atas Dijadwalkan 4 Juli 2021

    Baca juga: Pemerintah Jepang Siapkan Subsidi 130 Miliar Yen, Khususnya untuk Orang Tua Miskin yang Memiliki Anak

    Wanita tersebut kembali melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan Minggu (11/4/2021) pagi dokter tersebut ditangkap polisi.

    Menanggapi penyelidikan tersebut, Miyazato menolak memberikan pernyataan dengan mengatakan, “Saya tidak akan mengatakan apa-apa.”

    Sementara itu, telah diterbitkan buku baru “Rahasia Ninja di Jepang” yang berisi tentang kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, seni bela diri yang luar biasa, dan penguasaan ilmu hitam yang tak terduga. informasi lebih lanjut ke: [email protected]




    Source