Menko PMK Minta Warga Sintang Waspada Demam Berdarah Akibat Banjir

    Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meninjau lokasi kawasan terdampak banjir di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat.

    Muhadjir meminta masyarakat mewaspadai ancaman demam berdarah dan penyakit lain akibat banjir.

    “Saya melihat masih ada orang yang sakit karena banjir, terutama demam berdarah. Saya mohon ini hati-hati. Yang lain, misalnya gatal-gatal, diare, sudah dihilangkan dan ditangani dengan baik,” kata Muhadjir dalam sambutannya. keterangan tertulis, Sabtu (12/11/2021).

    Baca juga: Tinjau Pembangunan Tanggul di Sintang, Jokowi Janji Perbaiki DAS dan Tanam Pohon

    Ia juga mengatakan, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah sudah dimulai.

    Ia berharap semua kegiatan dapat berjalan lancar dan kondisi kehidupan masyarakat di Kabupaten Sintang pasca bencana menjadi lebih baik.

    Nanti tinggal penanganan untuk tahap rekonstruksi, terutama penanganan aliran sungai yang kemarin menjadi sumber banjir ini, kata Muhadjir.

    Menurut Muhadjir, saat ini penanganan bencana banjir Sintang sedang memasuki tahap rehabilitasi.

    Prosesnya adalah pemulihan infrastruktur dan berbagai fasilitas pelayanan masyarakat.

    “Apakah nanti akan dibangun bendungan penyangga atau akan dilakukan pengerukan, saat ini sedang dikaji matang-matang antara pemerintah provinsi dan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR,” kata Muhadjir.

    “Namun saya yakin dengan kunjungan Presiden kemarin dan juga didampingi Menteri PUPR, tentunya Presiden sudah memiliki gambaran langsung di lapangan dan pasti akan segera mengambil keputusan,” tambah Muhadjir.

    Seperti diketahui, banjir yang menggenangi Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), sejak Kamis (21/10), kini telah surut.



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/12/11/menko-pmk-minta-warga-sintang-waspadai-demam-berdarah-akibat-banjir