Menko PMK: Perempuan Harus Mampu Memanfaatkan e-Commerce

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan perempuan harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan e-commerce di era digital.

Menurut Muhadjir, melalui e-commerce perempuan bisa mengembangkan diri dan lebih berdaya.

“Perempuan sebagai pelaku UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) harus mampu memanfaatkan teknologi khususnya e-commerce. Dengan memanfaatkan e-commerce dapat mengasah skill digital entrepreneur sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usahanya,” ujarnya. kata Muhadjir melalui keterangan tertulis, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Pemanfaatan Lahan Gambut, Kontribusi Perempuan Terus Mendorong

Menurutnya, peran perempuan sebagai pelaku e-commerce menjadi tantangan agar mereka bisa berkreasi dan berinovasi memunculkan jenis-jenis karya baru.

Sehingga nantinya bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi yang membutuhkan.

Meski demikian, Muhadjir berharap perempuan Indonesia tidak puas menjadi pelaku UMKM saja.

Baca juga: Politisi PKS meminta pemerintah memperhatikan pendidikan bagi perempuan

Lebih dari itu, ia memiliki motivasi untuk menjadi wirausaha atau wirausaha yang lebih tangguh sehingga dapat berperan dalam kancah yang lebih luas dalam ekonomi digital.

“Banyak penelitian menunjukkan bahwa perempuan telah menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi negara, baik di Indonesia maupun di negara-negara di dunia. Pembangunan ekonomi yang melibatkan perempuan dapat tumbuh lebih cepat dan produktif,” kata Muhadjir.

Berdasarkan data Bank Indonesia, pada 2018 lebih dari 60 persen UMKM Indonesia dikelola oleh perempuan dan 9,1 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berasal dari kontribusi UMKM perempuan.

Baca juga: Mengingatkan Perjuangan Kartini, Kiky Saputri Meminta Remaja Putri Tak Takut Bermimpi

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini mengatakan prestasi perempuan perlu diapresiasi dan perlu ditingkatkan.

Antara lain dengan memberikan akses secara berkelanjutan serta edukasi dan sosialisasi literasi digital kepada perempuan.

“Selain itu, mudahnya perempuan mendapatkan modal usaha juga akan membuat perempuan semakin semangat berbisnis di bidang digital. Saya yakin perempuan tidak hanya bisa menghidupi keluarganya, tapi juga bisa berkontribusi bagi perekonomian, “pungkas Muhadjir.

Seperti diketahui, pertumbuhan nilai penjualan bisnis online di Indonesia diperkirakan meningkat 40 persen setiap tahunnya.

Sejalan dengan jumlah pengguna internet yang kini mencapai 93,4 juta pengguna serta pengguna perangkat ponsel pintar di Tanah Air yang berjumlah 71 juta pengguna.




Source