Menparekraf: Biro Perjalanan Wisata Terima Hibah Pariwisata Rp. 3.7 T

    Dana hibah diberikan untuk memberikan perlindungan sosial bagi pekerja pariwisata.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan dana hibah pariwisata tahun ini dianggarkan sebesar Rp. 3,7 triliun. Hibah ini juga akan diberikan kepada biro perjalanan kepada pengelola tempat wisata.

    Dalam diskusi online bertajuk Saatnya UMKM Bangkit Mendukung Pariwisata, Senin (19/4), Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan dana hibah pariwisata tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,3 triliun. “Ada dana hibah pariwisata yang tahun lalu kita cairkan Rp 3,3 triliun dan tahun ini kita naikkan menjadi Rp 3,7 triliun sebagai bagian dari program perlindungan sosial yang diperluas dan ditingkatkan, tidak hanya menyentuh hotel dan restoran tapi juga menyentuh biro perjalanan. pengelola destinasi dan taman rekreasi, “kata Menparekraf Sandiaga Uno.

    Ia mengatakan hibah pariwisata diberikan oleh pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial bagi mereka yang bekerja di sektor pariwisata yang terkena dampak langsung pandemi. Pandemi setahun terakhir, yang disebut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, telah memprihatinkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

    Selain itu, 34 juta pekerjaan di sektor ini juga terpengaruh. Selain memberikan hibah pariwisata, Menparekraf Sandiaga mengatakan, pemerintah juga akan mendorong program padat karya dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 untuk membuka peluang bagi masyarakat untuk mencari nafkah.

    Kemenparekraf juga memiliki sejumlah program seperti BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) di destinasi wisata. “Ini program revitalisasi toilet, terkait kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Intinya kita all out membantu bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Menparekraf.

    sumber: Antara




    Source