Mimbar Masjid Agung Makassar Terbakar, Mahfud MD: Aktivitas Kejahatan Nyata, Agama Jadi Korban

    TRIBUNNEWS.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menanggapi insiden pembakaran mimbar Masjid Agung Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan baru-baru ini.

    Mahfud menilai peristiwa pembakaran ini sebenarnya disebut kriminalisasi.

    “Yang terjadi belakangan ini, orang yang disebut ustaz, tokoh, atau tempat ibadah menjadi korban tindak pidana yang nyata,” kata Mahfud dalam konferensi pers virtual, Minggu (26/9/2021).

    Belum lagi pernyataannya tentang “kriminalisasi ulama atau ustad”.

    Baca juga: Mahfud MD Minta Peningkatan Pengawasan Keamanan Rumah Ibadah dan Tokoh Agama

    Baca juga: Mahfud MD Bakal Kembali ke Papua Adakan Latihan Pengamanan Jelang Pembukaan PON XX

    Ini, kata Mahfud, adalah pernyataan yang salah.

    Karena itu, Mahfud meminta masyarakat untuk jeli dan tidak mudah terprovokasi dengan padanan kata tersebut.

    Mahfud menjelaskan, kriminalisasi terhadap ulama atau ustadz berarti kiai atau ustadz tersebut tidak melakukan kegiatan apapun dan dituduh melakukan tindak pidana.

    Mahfud MD juga menanggapi beberapa situasi kontroversial terkait insiden di sejumlah tempat, termasuk pembakaran mimbar di Makassar (Istimewa) Minggu (26/9/2021).

    “Istilah kriminalisasi itu salah, karena kalau mengkriminalisasi seorang ulama atau ustadz berarti ulama atau ustadz itu tidak berbuat apa-apa dan dituduh melakukan tindak pidana, itu bukan tindak pidana.”

    “Jadi tidak bisa dianggap mengkriminalisasi pemuka agama, oleh karena itu kita semua harus hati-hati jangan sampai terprovokasi.”

    “Kita harus menjaga keamanan dan perdamaian di negara ini,” kata Mahfud.

    Baca juga: Menag Minta Kader Ansor Tebarkan Manfaat kepada Masyarakat



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/09/27/mimbar-masjid-raya-makassar-dibakar-mahfud-md-kegiatan-kriminal-nyata-agama-jadi-korban