MUI Sebut Sekitar 900 Ulama Meninggal Selama Pandemi

    MUI luncurkan Gernas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi MUI.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut prihatin karena tak kurang dari 900 kiai di seluruh Indonesia meninggal di tengah pandemi Covid-19. Berkaitan dengan itu, MUI terdorong untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam upaya membantu mengatasi pandemi Covid-19 dan dampaknya.

    Ketua Gerakan Nasional (Gernas) Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi MUI, Lukmanul Hakim, mengatakan MUI berkomitmen untuk mengambil langkah lebih jauh dan lebih besar dari apa yang telah dilakukan MUI. Sehingga MUI mencanangkan Gernas Pencegahan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi MUI.

    “Korban pandemi ini jutaan. Saya kira arahan pertemuan Wapres dengan pimpinan MUI, ulama, tokoh agama, Habib pada 12 Juli adalah momentum bersama, saat itu kita sepakat bahwa kita harus mengatasi Covid- 19 pandemi dengan berbagai dampaknya. Bukan pemerintah, bukan TNI-Polri, bukan ormas, tapi kita harus bersama-sama menghadapi pandemi ini,” kata Lukmanul saat peluncuran Gernas Tanggap Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, Selasa (3/3/2020). 8).

    Ia mengatakan, MUI melihat dampak pandemi Covid-19 sangat besar. Jika kita tidak bekerja sama, itu tidak akan berakhir. Ia menekankan bahwa semua harus sepakat untuk bekerja sama antara pemerintah, ulama dan masyarakat dalam mengatasi pandemi ini.

    “Kemarin juga kita saksikan bahwa saat (penularan) Covid-19 tinggi, pertolongan pertama sangat sulit (didapatkan), kita melihat bagaimana tokoh ulama kesulitan mendapatkan oksigen,” katanya.

    Lukmanul mengatakan, kebutuhan oksigen tidak pernah diperhitungkan, ternyata di masa pandemi ini menjadi sesuatu yang sangat berharga. Kondisi ini menginspirasi MUI untuk melakukan persiapan menghadapi hari yang akan datang.

    “Jadi gerakan nasional ini (Gernas Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi) juga fokus menangani Covid-19, mulai dari pertolongan pertama, isolasi mandiri hingga penguburan jenazah,” ujarnya.



    https://www.republika.co.id/berita/qx9ild368/mui-sebut-sekitar-900-ulamawafat-saat-pandemi