Mulai 1 September 2021 calon penumpang Pelni wajib memiliki aplikasi PeduliLindung

    Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mulai 1 September 2021, PT Pelayaran Indonesia (Persero) atau Pelni mewajibkan calon penumpang memiliki aplikasi PeduliLindung sebelum melakukan perjalanan.

    Direktur Bisnis Angkutan Penumpang PT Pelni Sodikin mengatakan kebijakan ini untuk mendukung perusahaan dalam mengintegrasikan aplikasi PeduliLindung dengan penjualan tiket.

    “Kebijakan ini akan mulai diterapkan pada 1 September 2021. Calon penumpang wajib mengisi data diri di PeduliLindungi sebelum membeli tiket dan bepergian,” kata Sodikin, Minggu (29/8/2021).

    Menurut Sodikin, melalui aplikasi ini, data lokasi perjalanan masyarakat akan tersimpan secara digital sekaligus menjadi database penerima vaksin.

    “Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong percepatan vaksinasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan akses transportasi,” kata Sodikin.

    Baca juga: Pelni ubah 6 kapal penumpang jadi fasilitas isolasi terpusat pasien Covid-19

    Aplikasi PeduliLindung, lanjut Sodikin, tidak hanya digunakan untuk validasi data vaksinasi calon penumpang, tetapi juga untuk mengetahui hasil dan masa berlaku RT-PCR atau Antigen guna mencegah upaya pemalsuan dokumen persyaratan perjalanan.

    “Untuk pelaksanaan pemeriksaan kesehatan, saat ini seluruh calon penumpang kapal Pelni disarankan untuk melakukan RT-PCR atau Rapid Antigen swab test di laboratorium atau fasilitas kesehatan yang berafiliasi dengan Kementerian Kesehatan,” kata Sodikin.

    Ditambahkannya, saat ini penyaringan awal calon penumpang Pelni diawali dengan pembelian tiket kapal Pelni baik melalui loket di kantor cabang maupun melalui website, mobile apps dan travel agent.



    https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/08/29/mulai-1-september-2021-calon-penumpang-pelni-wajib-memiliki-aplikasi-pedulilindungi