Nabi Muhammad Menjamin Doa Umatnya Dijawab

    Allah akan mengabulkan doa umat Nabi Muhammad.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Yang Mulia Rasulullah SAW bersabda, do’a kaumnya akan dikabulkan. Dengan syarat tidak memutuskan hubungan atau melakukan dosa.

    “Sesungguhnya dia akan mendapatkan salah satu dari tiga hal ini di sisi Allah SWT. Pertama dia akan segera mendapatkan apa yang dimintanya, kedua jika shalat ini tidak ditemukan, kemudian diselamatkan dari musibah atau keburukan sebagai ganti permintaannya, ketiga pahala shalat itu adalah disimpan untuk diberikan di akhirat., ”kata Syekh Maulana Muhammad Zakariyya mengutip hadits Nabi yang ditulisnya di kitab tersebut. Fadhilah Amal.

    Hadits lain mengatakan, pada hari kiamat Allah akan memanggil seorang hamba dan berkata, “Wahai hamba-Ku, aku telah menyuruhmu untuk berdoa kepadaku dan aku berjanji untuk mengabulkannya, lalu sudahkah kamu memohon kepada-Ku?

    Pelayan itu menjawab? “Ya, saya telah berdoa, ya Tuhanku.”

    Allah SWT berkata. “Tidak ada satu doa pun yang kamu minta tetapi saya terima.” Anda berdoa agar Anda diselamatkan dari bencana, kemudian saya akan memenuhinya di dunia. Anda berdoa agar dijauhkan dari kesedihan tetapi Anda tidak merasakan hasil doa Anda. Aku akan memberikan balasan dan gada untukmu di akhirat. “

    Yang Mulia Rasulullah SAW bersabda bahwa orang itu akan diingatkan kembali tentang doanya, dan akan ditunjukkan doa-doa yang telah dijawab di dunia. Dan doa-doa yang telapak tangannya disimpan di akhirat

    Ketika dia mengenal begitu banyak teman, dia bermimpi bahwa tidak satu pun dari doanya akan terkabul di dunia. Sehingga dia bisa menerima pahala penuh di akhirat.

    Singkatnya doa adalah sesuatu yang sangat penting, katanya.

    Mengabaikan doa adalah kerugian besar. Padahal zahirnya tidak ada tanda bahwa doa kita diterima.

    Karena keadaan ini, kata Syekh Maulana Muhammad Zakariya, kita tidak boleh berprasangka buruk terhadap Allah.

    Dari hadits lain terlihat jelas bahwa dalam salat Allah SWT melihat kemanfaatan para hambanya. Jika yang diminta hamba itu ada yang salah maka Allah akan mewujudkannya.

    “Kalau tidak Allah SWT tidak akan mewujudkannya. Ini juga hadiah dari Allah SWT bagi yang shalat. Karena terkadang kita meminta sesuatu yang tidak sesuai dengan kemanfaatan kita, karena paman kita,” ujarnya.




    Source