NCB Interpol Indonesia: Keberadaan Harun Masiku Belum Terdeteksi

    Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Amur Chandra Juli Buana mengatakan, lokasi buronan KPK dalam kasus suap PAW untuk anggota DPR periode 2019-2024, Harun Masiku, belum terdeteksi.

    Amur mengatakan keberadaan mantan politisi PDIP itu masih terus dilacak sejak Interpol resmi mengeluarkan red notice.

    Hingga saat ini, belum ada laporan dari negara lain terkait keberadaan Harun Masiku.

    “Bahwa subjeknya belum terdeteksi di dalam negeri adalah posisinya saat ini,” kata Amur di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/8/2021).

    Ia mengatakan, nama Harun Masiku sudah tersebar di 194 negara yang tergabung dalam Interpol.

    Nantinya, mereka akan memantau setiap data perlintasan untuk membantu menemukan keberadaan Harun Masiku.

    Negara-negara tersebut nantinya akan memberikan notifikasi jika kasus dugaan korupsi terdeteksi di suatu negara.

    Baca juga: KPK Bawa Dua Koper Hitam Usai Menggeledah Rumah dan Kantor Bupati Banjarnegara

    Di sisi lain, kata dia, Interpol juga turut menjalin komunikasi dengan sejumlah negara tetangga di kawasan ASEAN atau Asia Pasifik.

    “Kami telah mengirimkan teman-teman Interpol di dekat kawasan ASEAN dan Asia Pasifik untuk memblokir, menangani, atau menangkap jika subjek red notice lolos. Dan beberapa negara telah menanggapi kami bahwa subjek tersebut belum terdeteksi di negara setempat,” katanya.

    Red notice Harun Masiku sudah terbit sejak sebulan lalu.



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/08/10/ncb-interpol-indonesia-keberadaan-harun-masiku-belum-terdeteksi