Negeri Sembilan Larang Perayaan Idul Adha

    IHRAM.CO.ID, SEREMBAN — Departemen Mufti Negara Negeri Sembilan di Malaysia telah mengumumkan larangan penyelenggaraan hewan kurban dan perayaan Idul Adha tahun ini.

    Dalam sebuah pernyataan, Mufti Departemen Luar Negeri mengumumkan pembatasan salat berjamaah maksimal 12 orang di masjid dan surau. Kemudian, shalat sunnah tidak diperbolehkan di masjid dan surau di daerah-daerah di bawah Enhanced Movement Control Order (EMCO).

    “Keputusan ini harus diambil sebagai tanggapan atas imbauan pemerintah agar seluruh aktivitas massa dikendalikan untuk menekan penyebaran Covid-19. Diharapkan semua pihak dapat memberikan kerjasama dalam upaya ini,” demikian pernyataan dari Mufti Kementerian Negara. Bernama, Rabu (14/7).

    Pernyataan tersebut menyajikan data dari Departemen Kesehatan Luar Negeri tentang kumulatif kasus Covid-19 di negara bagian itu mencapai 50.310 dengan 456 kematian per 8 Juli. Departemen tersebut juga mendeteksi 13 kasus yang melibatkan variasi kekhawatiran, tujuh di antaranya adalah varian Beta dan enam Delta. varian.



    https://www.ihram.co.id/berita/qw8kag430/negeri-sembilan-larang-perayaan-idul-adha