Ngabalin mengaku belum mengantongi detail perombakan kabinet tersebut

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Isu perombakan kabinet belakangan ini santer terdengar, terutama setelah keputusan DPR menyetujui surat pemerintah untuk mengubah nomenklatur kementerian dalam rapat paripurna Jumat (9/4) lalu.

    Dalam rapat paripurna, DPR menyetujui permintaan pemerintah untuk menggabungkan Kementerian Riset dan Teknologi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan membentuk Kementerian Penanaman Modal.

    Pakar Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin mengatakan Presiden Jokowi akan membuat keputusan reshuffle dalam waktu dekat.

    “Menurut Bang Ali memang tidak lama. Makanya saat ditanya kapan dan Insya Allah minggu-minggu ini.

    Saya percaya minggu ini. Kita tunggu saja sementara kita tunggu karena apapun alasannya ya kan hak prerogatif Presiden, ”kata Ngabalin, Selasa (13/4).

    Baca juga: Qodari Sebut Sosok Ini Layak Isi Pos Kementerian Pendidikan dan Riset dan Teknologi

    Ngabalin mengatakan Jokowi adalah sosok yang sering mengambil keputusan secara cepat dan tepat sehingga ketika surat perubahan nomenklatur menteri sudah disetujui DPR, diprediksi Jokowi akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat.

    “Satu hal Presiden Jokowi tidak pernah lamban dalam mengambil keputusan dan alhamdulillah selalu tepat dan cepat.

    Setelah dia mengirimkan surat 30 Maret ke DPR tentang rencana penggabungan, diterima DPR dan pada sidang berikutnya disetujui DPR, ”ujarnya.

    Ngabalin sendiri mengaku belum mengantongi detail perombakan kabinet tersebut.

    Ia mengatakan akan membeberkan informasi lengkapnya kepada publik pada Kamis (15/3).

    Baca juga: Politisi PDIP: Penggabungan Ristek dan Kemdikbud Akan Lebih Efektif




    Source