Normalisasi Jembatan Sungai Pasar Ikan oleh Pemerintah Kota Singkawang

    Organisasi Wilayah Sungai Kalimantan 1 meminjamkan ekskavator amfibi untuk normalisasi.

    REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK – Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat mulai menormalisasi sungai mulai dari Sungai Jembatan Pasar Ikan Singkawang.

    “Normalisasi sungai ini merupakan kerja sama antara Pemkot dan TNI. Normalisasi sungai bertujuan untuk mengembalikan bentuk sungai sesuai peruntukan awal agar aliran sungai lebih cepat,” kata Walikota Singkawang Tjhai. Chui Mie.

    Ia menjelaskan, normalisasi sungai merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Singkawang menata kawasan setempat agar lebih rapi dan indah, serta mengatasi banjir. “Ini karena Sungai Singkawang semakin dangkal sehingga terjadi sedimentasi sehingga perlu dilakukan normalisasi,” ujarnya.

    Ia berharap warga sekitar yang tinggal di sekitar bantaran sungai bisa bahu membahu menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah ke sungai.

    “Saya berharap masyarakat yang tinggal di sepanjang sungai bisa menata pekarangan di belakang ruko seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Singkawang dengan membuat lukisan mural sehingga ada pemandangan yang menarik jika dilihat di malam hari,” ujarnya.

    Walikota Tjhai Chui Mie juga mengucapkan terima kasih kepada Kalimantan River Basin 1 karena telah meminjamkan ekskavator amfibi untuk normalisasi sungai tersebut.

    Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang Petrus Yudha Sasmita menyatakan kesiapannya untuk mendukung kelancaran normalisasi sungai. “Kami bersama Satlantas Polres Singkawang akan bekerja sama untuk mengatur atau mengalihkan lalu lintas kendaraan sesuai dengan situasi dan kondisi di lapangan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, pengalihan arus lalu lintas bisa dilakukan jika ada distribusi (keluar-masuk) material agar tidak terjadi kemacetan.

    Intinya kami akan terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR, kapan dan dimana normalisasi sungai akan dilakukan. Karena ada beberapa titik sungai yang menjadi target normalisasi, ”ujarnya.

    sumber: Antara




    Source