Objek Wisata di Empat Kawasan Zona Kuning di Sumatera Barat Dibuka

Objek wisata di empat kawasan itu akan memberlakukan persyaratan khusus bagi pengunjung.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG – Tempat wisata di empat kawasan yang termasuk dalam zona kuning Covid-19 di Sumatera Barat ini masih dibuka untuk wisatawan pada momentum libur Lebaran 1442 Hijriah / 2021. Objek wisata di empat kawasan itu akan memberlakukan persyaratan khusus bagi pengunjung.

“Empat daerah masing-masing Pariaman, Solok, Kabupaten Solok, dan Dharmasraya akan membuka objek wisatanya dengan penerapan persyaratan khusus,” kata Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Sumbar, Doni Hendra, saat dihubungi dari Padang, Kamis (13/2). / 5).

Diantara syarat tersebut, pengelola harus membatasi jumlah pengunjung sekaligus ke objek wisata tersebut agar tidak terjadi penumpukan. Sedangkan pengunjung harus menerapkan tata tertib kesehatan dan tetap menggunakan masker selama berada di objek wisata.

Doni mengatakan, pembukaan objek wisata tersebut sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Nomor 08 / Ed / GSB-2021 tanggal 8 Mei 2021 tentang Penyelenggaraan Sholat Idul Fitri 1442 Hijriah / 2021 M, Pembukaan Objek Wisata dan Pengaturan Mobilitas Gerakan Masyarakat Lintas Kabupaten Kota Dalam Rangka Pencegahan. dan Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Sumatera Barat 2021.

“Untuk kawasan di zona hijau dan zona kuning dimungkinkan untuk dibuka objek wisata dengan menerapkan aturan kesehatan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Dwi Marhen Yono membenarkan bahwa kawasannya akan dibuka tempat wisata pada libur Lebaran 1442 H / 2021. Ia mengatakan hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Walikota Nomor 556/27 / Perbud / 2021 tentang Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 di Kota Pariaman dan Kawasan Wisata pada Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan objek wisata yang dibuka harus membatasi jumlah pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas normal. Petugas retribusi memasuki kawasan wisata untuk memaksimalkan penggunaan e-retribusi mulai pukul 08.00-17.00 WIB.

Kemudian pastikan juga tidak ada pedagang tambahan (baru) untuk beberapa destinasi diantaranya pantai Cermin, pantai Gondoriah, pantai Kata dan pantai Talao Pauh. “Semua pengunjung juga wajib menerapkan protokol Covid-19,” ucapnya.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Dharmasraya, Benny Mandala Putra, juga mengatakan tempat wisata di kawasan itu juga akan dibuka tetapi lebih banyak untuk wisatawan lokal. “Dharmasraya berbatasan dengan Riau dan Jambi. Perlu kita ingatkan, tempat wisata itu hanya untuk wisatawan lokal,” ujarnya.

sumber: Antara




Source