Odegaard kembali menunjukkan keinginannya untuk bertahan di Arsenal

Odegaard menyadari bahwa kepindahan ke Arsenal tidak akan terwujud jika tidak mendapat restu dari Madrid

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON – Gelandang serang asal Norwegia, Martin Odegaard, terus membuka kemungkinan bertahan di Arsenal. Odegaard datang ke Emirates Stadium pada pertengahan musim ini dengan status pinjaman dari Real Madrid.

Dari 18 penampilan di semua kompetisi bersama The Gunners, Odegaard sudah mencetak dua gol. Gelandang berusia 22 tahun itu mengaku betah bisa memperkuat klub London Utara tersebut.

Meski begitu, Odegaard sadar kepindahan ke Arsenal tidak akan terwujud jika tidak mendapat persetujuan dari Real Madrid sebagai klub pemilik gelandang serang untuk timnas Norwegia.

Apalagi, dalam klausul peminjaman Odegaard ke Arsenal tidak ada klausul opsi pembelian permanen di akhir masa peminjaman.

” Saya senang memperkuat Arsenal. Namun, kami masih akan menunggu hingga akhir musim mengenai apa yang akan terjadi (tentang kemungkinan bertahan di The Gunners), ” kata Odegaard kepada Sky Deutschland, Rabu (19/5).

Untuk itu, Odegaard siap bernegosiasi dengan manajemen Real Madrid terkait peluang pindah permanen ke Arsenal pada bursa transfer musim panas mendatang.

Di sisi lain, Odegaard sepertinya ingin mengetahui lebih detail tentang rencana klub untuknya begitu kembali ke tim utama Los Blancos musim depan. Odegaard diketahui ingin mendapat jaminan bisa tampil reguler bersama tim utama Los Blancos musim depan.

Sejak direkrut dari Stormgodset pada 2015 lalu, Odegaard memang lebih banyak tampil bersama Real Madrid Castilla. Pun dengan sejumlah masa pinjaman di klub lain, dari Vitesse hingga Real Sociedad.

Meski dinilai tampil impresif selama masa peminjamannya, Odegaard tak pernah dipercaya menempati tim utama Los Blancos. Bersama tim senior Madrid, Odegaard hanya mencatatkan 11 penampilan di semua kompetisi.

” Saya masih milik Real Madrid. Karena itu, sangat penting bagi saya untuk mengetahui apa yang mereka inginkan, ” kata Odegaard.




Source