Okupansi tempat tidur RS Covid-19 di Bandung terus menurun

    Tingkat hunian tempat tidur atau BOR rumah sakit di Kota Bandung menyentuh 61,41 persen

    REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Tempat tidur atau Tingkat Hunian Tempat Tidur (BOR) pasien Covid-19 di rumah sakit di Kota Bandung terus menurun. Hingga Sabtu (31/7) lalu, angka BOR mencapai 61,41 persen.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Dr Ahyani Raksanagara mengatakan, penurunan hunian tempat tidur disebabkan penurunan jumlah pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan berat. Di satu sisi, kata dia, jumlah tempat tidur tidak berkurang.

    Ia mengatakan, penurunan BOR dan pasien dengan gejala sedang dan berat dipengaruhi oleh kebijakan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dinilai efektif menekan penyebaran Covid-19.

    “Hasil konsultasi dengan ahli epidemiologi bahwa PPKM dalam satu bulan terakhir menunjukkan bahwa dampak penularan sudah mulai ditekan,” katanya, dikonfirmasi, Minggu (1/8).

    Ia mengatakan kondisi ini memberikan ruang bagi fasilitas dan sistem kesehatan yang ada untuk merespon kebutuhan masyarakat. Namun, Ahyani mengingatkan masyarakat bahwa situasi dan kondisi saat ini belum aman.

    “Situasinya belum kembali ke kondisi aman dan masih cukup jauh dari titik terendah yang dialami menjelang bulan puasa,” ujarnya.

    Ahyani mengatakan, kondisi aman dari penyebaran Covid-19 dapat dicapai dengan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap patuh pada aturan yang berlaku.

    “Kondisi aman ini masih mungkin dicapai dengan menjaga kedisiplinan pelaksana 5M dalam melaksanakan PPKM sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.



    https://www.republika.co.id/berita/qx58na382/keterisian-tempat-tidur-rs-covid19-di-bandung-terus-turun