Operazi Antik Gatarin Sasar Cafe Sampar Maras

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Jajaran Polres Sumbawa menggelar Operasi Antik Gantarin, dimana beberapa waktu yang lalu, tim buser narkoba berhasil menjaring residivis pengedar narkoba dan pengguna aktif narkoba. Kali ini tim Antik Gantarin yang dipimpin Langsung oleh Kabag Ops Kompol Yusuf Tauziri yang didampingi oleh Kasat Narkoba IPTU Mulyadi SH menyasar lokasi hiburan malam Sampar Maras di Batu Gong. Operasi yang berlangsung sekitar pukul 23.00 Hingga 01.00 Wita pada Sabtu (22/10) dini hari.
Saat tiba dilokasi, tim yang berjumlah puluhan orang tersebut dibagi menjadi beberapa tim. Terlihat beberapa wanita yang bekerja sebagai pemandu suara di cafe kalang kabut dan berhamburan masuk ke dalam tempatnya bekerja. Tim langsung menggeledah pengunjung dan para wanita yang bekerja sebagai pemandu suara.
Memasuki beberapa cafe lainnya, beberapa wanita muda memanjakan mata pengunjung. Saat diperiksa tidak ada satupun dari mereka yang mempunyai identitas dengan alasan hilang dan tertinggal di kos-kosannya.
Kabag Ops Kompol Muhammad Yusuf Tauziri mengatakan bahwa sasaran dari operasi tersebut sudah jelas yakni pemberantasan narkoba. Setelah melakukan razia, pihaknya langsung melakukan penyuluhan hukum di tempat hiburan tersebut. Operasi Antik ini memiliki dua kegiatan, yakni kegiatan reprensif dan kegiatan preemtif. Razia yang dilakukan di Sampar Maras ini merupakan kegiatan represif dan preemtif. Represifnya adalah penggeledahan terhadap para pengunjung dan pekerja, kemudian preemtifnya adalah penyuluhan hukum.
Diungkapkan, Operasi Antik ini akan berlangsung hingga 29 Oktober mendatang. Selama operasi ini, pihaknya telah mengungkap tiga kasus, yakni penangkapan terhadap pengedar sabu. Hingga saat ini, tangkapan terbesarnya berhasil diungkap dari seorang pengedar berinisial JN (41), di Kelurahan Brang Biji. Dari tangan JN diamankan barang bukti berupa sabu sebesar 10,55 gram. “Masih ada TO yang lebih besar, kami masih menyusun strategi,” terangnya.
Karena Operasi Antik ini adalah operasi tertutup, jadi hanya ada dua satgas saja. Yakni satgas deteksi dengan satgas represif atau penegakkan hukum. Dalam Operasi Antik ini yang dikedepankan adalah Satuan Reserse Narkoba. Selama Operasi Antik ini, masih ada lokasi lain yang dijadikan target untuk dirazia. Saat ini, pihaknya masih menunggu informasi dari satgas deteksi. Karena razia ini dilakukan bukan hanya di tempat hiburan malam saja. Bisa jadi razia ini dilakukan di hotel, kos-kosan dan sejumlah lokasi lainnya.