Pada akhir Juni 2021, pemerintah mengharapkan 90 persen lansia telah divaksinasi terhadap dosis pertama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah pusat dan daerah telah mengoptimalkan vaksinasi lansia (lanjut usia), kelompok umur 60 tahun ke atas.

Vaksinasi lansia bertujuan untuk meminimalkan morbiditas dan mortalitas akibat COVID-19, terutama bagi lansia yang memiliki tingkat kematian tinggi akibat terpapar COVID-19.

Dr. Siti Nadia Tarmizi MEpid, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, mengatakan saat ini terdapat sejumlah fasilitas guna mempercepat dan membantu para lansia mendapatkan akses vaksinasi.

“Kini para lansia bisa datang ke pos pelayanan vaksinasi atau pusat vaksinasi tanpa perlu informasi lebih lanjut mengenai domisili mereka.

Kami berharap minimal 90% lansia sudah diberikan vaksinasi dosis pertama pada akhir Juni, ”jelasnya dalam Dialog Publik bertema Tugas Mulia Perawatan Lansia yang diselenggarakan oleh KPCPEN dan disiarkan di FMB9ID_IKP, Selasa ( 6/4/2021).

Baca juga: WHO tidak mendukung penggunaan vaksinasi paspor sebagai syarat perjalanan

“Kita sudah banyak membuka pusat vaksinasi, baik di Puskesmas maupun di beberapa pos pelayanan vaksinasi milik pemerintah,” jelas Siti Nadia.

Percepatan vaksinasi lansia memang perlu dilakukan mengingat tingkat partisipasi nasional yang masih di angka 8,2%.

Menurut Prof. Dr. dr. Hindra Irawan Satari, Ketua Komnas KIPI, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya.

“Ada faktor ketakutan dan keraguan yang menjadi faktor utama para lansia datang ke lokasi vaksinasi,” ujarnya.

Menurut Hindra Irawan, vaksinasi COVID-19 telah menjangkau 145 juta orang di seluruh dunia dan tidak berbahaya.




Source