Pakar: Perilaku Manusia Faktor Utama Penularan Covid-19

Faktor pertama dan terpenting adalah perilaku manusia selama penanganan pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ahli epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono mengatakan ada dua faktor yang mempengaruhi penyebaran dan penularan Covid-19. Faktor pertama dan terpenting adalah perilaku manusia selama penanganan pandemi.

“Dinamika penularan Covid-19 hanya mempengaruhi dua faktor, perilaku manusia, dua karakteristik virus,” kata Pandu dalam diskusi daring, Minggu (27/6).

Perilaku manusia, kata Pandu, menjadi faktor penting dalam meningkatkan atau menurunkan penularan Covid-19. Untuk saat ini, kata dia, protokol kesehatan merupakan langkah paling efektif untuk memblokir potensi penularan.

“Sebenarnya tanpa vaksin pun kita bisa mengendalikannya. Vaksin itu hanya untuk membantu, mengurangi pembatasan akibat kegiatan ini,” kata Pandu.

Untuk itu, ia menilai penerapan pembatasan kegiatan masyarakat mikro (PPKM) merupakan kebijakan paling realistis yang diambil pemerintah. Menurutnya, kebijakan tersebut sesuai dengan kondisi geografis dan keuangan Indonesia.

“Jadi (PPKM mikro) itu sebenarnya langkah yang sangat realistis,” kata Pandu.

Ia melihat penyebaran virus Covid-19 di Indonesia memang tidak merata. Sehingga kebijakan lockdown nasional dinilai tidak tepat, karena masih ada daerah yang bahkan masuk zona hijau Covid-19 Covid

“Beda kalau negaranya kecil ya tidak apa-apa (kuncitara). Kami (negara) besar, tidak mungkin ditutup,” kata Pandu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui pemerintah telah menerima usulan dari sejumlah pihak untuk penerapan lockdown. Namun, PPKM Mikro dinilai paling tepat untuk menekan laju peningkatan paparan Covid-19.

Pemerintah, menurut Presiden Jokowi, telah mempelajari berbagai opsi penanganan Covid-19 dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, sosial, politik di Indonesia serta pengalaman dari negara lain. “Pemerintah memutuskan PPKM mikro masih menjadi kebijakan yang paling tepat untuk menghentikan penularan Covid-19 hingga ke tingkat desa atau langsung ke akar permasalahannya yaitu masyarakat,” kata Presiden.

Yang terbaru, PPKM Mikro diperpanjang dari 22 Juni hingga 5 Juli 2021 di 34 provinsi di Indonesia. “Mengapa pemerintah memutuskan PPKM Mikro? Pemerintah melihat kebijakan PPKM Mikro masih menjadi kebijakan yang paling tepat untuk konteks saat ini karena dapat berjalan tanpa mematikan perekonomian rakyat,” kata Presiden.



https://www.republika.co.id/berita/qvck9y487/ahli-perilaku-manusia-jadi-faktor-utama-penularan-covid19