Panggilan Adzan yang Dilewatkan Muslim Kanada

Muslim Kanada melewatkan adzan.

REPUBLIKA.CO.ID, EDMONTON – Di Indonesia, adzan terdengar dengan mudah di sejumlah tempat. Di negara lain, ini tidak mudah. Ada peraturan dari pemerintah daerah tentang kebisingan yang tidak boleh dilanggar.

Adzan melalui pengeras suara masjid menandakan dimulainya salat lima waktu. Suara azan yang baru-baru ini terdengar di Kanada sangat dirindukan oleh umat Islam di sana.

Moona Khan, anggota dewan Asosiasi Muslim Sekolah Islam Kanada di Edmonton, mengatakan dia senang setiap kali dia mendengar gema adzan dari pembicara di masjid lingkungannya. Ia senang karena azan akhirnya diterima di Kanada.

Wanita dari Edmonton itu mengatakan adzan biasanya diucapkan di negara-negara Muslim lima kali sehari. Itu juga mengundang jamaah tidak hanya untuk berdoa, tetapi untuk bergabung dengan komunitas mereka dalam kebaikan.

“Untuk bisa mendengar dia hidup seperti itu, itu masuk jauh ke dalam jiwa saya. Anda benar-benar (merasa) seperti Anda diterima, seperti Anda tahu tradisi Anda sekarang diterima dan dirayakan di sini,” kata Khan. CBC pada Selasa (20/4).

Azan biasanya dilarang berdasarkan peraturan kebisingan kota. Tetapi sekitar 40 masjid di Edmonton, beberapa di Calgary dan setidaknya satu di Mississauga, Ontario, telah membawa tradisi tersebut ke Kanada untuk bulan Ramadhan.

Azan telah diizinkan oleh pemerintah kota untuk menelepon saat matahari terbenam. Saat itu umat Islam di seluruh dunia berbuka puasa. Selain itu, pandemi COVID-19 membuat umat Islam tidak bisa berkumpul seperti Ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Namun, menurut Khan, adzan bisa membantu mendongkrak semangat juang.

Di sisi lain, warga Muslim lainnya, Yasin Cetin setuju bahwa adzan adalah yang dibutuhkan Muslim Kanada untuk merayakan Ramadhan kedua selama pandemi. “Tantangannya adalah kita kehilangan ikatan komunal,” kata Cetin, duduk di luar Masjid Rahma, sebelah barat Edmonton.

Sementara itu, adzan tidak lagi terdengar di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Polisi Israel membuka kunci dan memutus saluran listrik ke pengeras suara di empat menara di Masjid Al-Aqsa Yerusalem pada hari Selasa. Hal ini menyebabkan adzan terhenti pada malam hari pertama bulan suci Ramadhan. Itu juga bertepatan dengan peringatan nasional Israel atas tentaranya yang jatuh di Tembok Barat di dekatnya.

Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania, Ayman Safadi menyayangkan gangguan tersebut. Ini disebut pelanggaran perjanjian tentang berbagi situs. Sebuah situs yang dipuja oleh orang Yahudi sebagai lokasi kuil Yahudi, dan oleh umat Islam sebagai tempat Nabi Muhammad naik ke surga.

Juru bicara kementerian, Daifallah al-Fayez membenarkan bahwa kementerian mengeluarkan protes resmi. Mereka menyesali tindakan polisi Israel. Langkah itu dilakukan setelah pejabat Wakaf Islam Yerusalem, sebuah badan Yordania yang mengawasi situs-situs suci Yerusalem, menolak untuk secara sukarela mematikan pengeras suara. Mereka mengatakan Israel ingin ketenangan sementara tentara baru berdoa di Tembok Barat.

“(Tindakan Israel) provokasi terhadap Muslim di seluruh dunia dan pelanggaran hukum internasional dan status quo historis,” kata Al-Fayez.

Menurut direktur eksekutif Dana Hashemite untuk Pemulihan Masjid Al-Aqsa dan anggota baru Dewan Wakaf Islam Yerusalem, Wasfi Kailani, ini adalah pertama kalinya sejak 1967 pendudukan Israel menyabotase kunci untuk memasuki menara. dan secara fisik memutus aliran listrik ke pengeras suara.

Azan malam dimulai pada 8:29 pagi. Ini adalah setengah jam setelah upacara dimulai, di mana tentara yang baru diangkat dalam pasukan pertahanan Israel berdoa di Tembok Barat di hadapan para pejabat tinggi. Acara ini merupakan bagian dari perayaan tahunan Yom Hazikaron, ketika Israel memberikan penghormatan kepada 23.928 tentara Israel yang tewas.

Namun, listrik sudah pulih pada Kamis (15/4), dan adzan kembali dilanjutkan. Hal tersebut disampaikan oleh pengawal wakaf, Abu Sharif. “Pejabat Wakaf Islam di Yerusalem sedang mempertimbangkan cara untuk membangun koneksi nirkabel ke pengeras suara menara untuk menghindari sabotase Israel di masa depan,” katanya.




Source