Panggilan Polemik Media Prancis Cupping Ritual Islam Mengusir Setan

Media Prancis mengangkat cupping dalam laporannya, meski negatif

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS – Surat kabar harian Prancis Le Figaro memperkenalkan praktek terapi bekam kepada para pembacanya. Namun artikel tersebut menjadi buruk karena penggambaran terapi sebagai tindakan eksorsisme (ritual eksorsisme) Islam saat ini sedang menyebar di Prancis.

Terapi bekam digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia. Faktanya, ini sangat populer di kalangan selebriti seperti Justin Bieber dan Madonna. Sayangnya, Le Figaro memilih untuk meliput cerita dari sudut pandang kontroversial.

Sebuah artikel berjudul “Di Neraka, Eksorsisme Islam Menyebar di Prancis” menginformasikan para pembacanya tentang pengobatan kenabian Muslim yang telah berkembang dengan sangat rahasia selama bertahun-tahun. Surat kabar itu menunjukkan bahwa terapi dibuat dengan cara yang sulit.

“Ketika nasehat dari teman dan keluarga tidak ada gunanya, ketika nalar telah menjadi budak hawa nafsu atau masalah hubungan berlipat ganda, ruqyah menjadi perlu,” tulis penulis mengacu pada migrain, depresi dan sihir.

“Ada banyak penyakit yang diklaim eksorsisme Islam ini bisa disembuhkan,” tambah penulis. Ia menuding pencipta terapi bekam mempromosikan penyembuhan diri dengan beriman kepada Allah SWT.

Selain itu, surat kabar tersebut memperingatkan pembacanya bahwa terapi tersebut dapat menimbulkan kekhawatiran bagi otoritas Prancis. Karena kontroversial, beberapa orang menanggapi artikel ini.

“Di tengah kesehatan masyarakat dan keadaan darurat medis, @lefigaro menemukan konspirasi kesehatan Islam yang justru menghancurkan Prancis,” kata Mehreen Khan di Twitter, Selasa (6/4).

Terapi bekam atau hijamah adalah salah satu bentuk pengobatan alternatif yang meletakkan cangkir khusus pada kulit selama beberapa menit untuk diisap. Terapi ini membuat rileks dan membantu pasien yang menderita nyeri, peradangan, dan masalah sirkulasi darah.

Dilaporkan Setiap hari Sabah, Rabu (7/4), kata “hijamah” berasal dari bahasa Arab “hajm” yang artinya menyerap. Seseorang yang menjalankan profesi ini disebut haji dan peralatan yang digunakan selama pengobatan disebut mihjam.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa hijamah merupakan salah satu amalan sunnah Nabi Muhammad. Selain untuk mengobati penyakit tertentu, cara ini juga mengambil darah dari penderita untuk mengobati atau mencegah penyakit. n Meiliza Laveda

Sumber: dailysabah




Source