Papua Kontrakkan 350 Orang untuk Atasi Kekurangan Tenaga Kesehatan

    250 relawan kesehatan ini akan dikontrak selama lima bulan.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA — Kepala Dinas Kesehatan Papua Robby Kayame mengatakan akan segera merekrut tenaga kesehatan untuk mengatasi kekurangan tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19. Mereka akan dikontrak selama lima bulan.

    Saat ini, Dinas Kesehatan Papua telah membuka lowongan untuk 350 tenaga kontrak yang akan bertugas selama lima bulan di berbagai daerah. “Tenaga kesehatan yang direkrut tidak hanya akan bertugas di Jayapura tetapi daerah lain yang membutuhkan,” kata Kayame di Jayapura, Sabtu (24/7).

    Ia mengatakan, dari 350 orang yang akan direkrut, 50 di antaranya adalah dokter, lainnya perawat dan analis. “Semoga jumlah ini bisa terpenuhi, mengingat beberapa daerah di Papua sudah resmi meminta bantuan tenaga kesehatan,” kata Kayame.

    Saat ditanya berapa tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19, Kayame mengaku belum bisa memastikan karena datanya ada di kantor. “Jumlahnya cukup besar dan ini terjadi tidak hanya di Kota Jayapura tetapi juga di kabupaten lain seperti Boven Digul dan Paniai,” katanya.

    Kadinkes Papua meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan, terutama saat berada di luar rumah. Hingga Kamis (22/7), secara kumulatif terdapat 31.601 kasus positif COVID-19, 25.112 orang sembuh, 5.785 orang dirawat, dan 704 orang meninggal dunia. Tercatat 16 dari 29 kabupaten dan kota di Papua yang warganya terpapar Covid-19, kata Robby Kayame.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/qwqn2f428/papua-kontrak-350-orang-atasi-kekurangan-tenaga-kesehatan