Para Ahli Mengingatkan Cara yang Benar Untuk Bertopeng

    REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Pakar kesehatan masyarakat Universitas Airlangga, Diansanto Prayoga mengungkapkan, masih banyak masyarakat yang melakukan kesalahan dalam memakai masker untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya terkait durasi pemakaian masker. Dian mengingatkan untuk mengganti masker setiap empat jam sekali.

    Oleh karena itu, lanjut Dian, setiap orang harus selalu membawa masker cadangan di dalam tas saat bepergian ke luar rumah. Dian mengatakan, meski masker hanya dipakai sebentar, bisa jadi lapisan luarnya sudah terkena virus. Oleh karena itu, ia menyarankan untuk selalu mengganti masker setelah keluar atau berada di keramaian.

    “Penghilangan yang sering dilakukan adalah menggunakan kembali masker yang sebelumnya digunakan dengan alasan Anda (sayangnya) baru menggunakannya beberapa menit atau satu jam saja,” kata Dian di Surabaya, Rabu (18/8). .

    Selain itu, lanjut Dian, yang juga perlu diperhatikan adalah membeli masker medis yang sesuai standar dan izin edar. Ia mengatakan, tidak bisa dipungkiri bahwa gaya hidup memakai masker akhirnya membuat pasar saling berlomba menjual masker dengan harga lebih murah namun tidak sesuai standar.

    “Oleh karena itu, selalu periksa label atau informasi izin edar pada setiap paket boks masker sebelum membelinya,” kata Dian.

    Terkait kegiatan olahraga, Dian mengatakan jika olahraga dilakukan bersama orang lain, penggunaan masker tetap perlu dilakukan. Namun, jika latihan dilakukan sendiri dan tempat dianggap aman, diperbolehkan melepas masker.

    “Yang saya khawatirkan adalah saat bersepeda di keramaian. Titik tengahnya adalah setelah bersepeda keliling, biasanya kami berhenti sejenak untuk berkumpul untuk makan bersama. Nah, ini yang harus dilakukan dengan hati-hati dan keamanannya perlu diperhatikan,” katanya.

    Selanjutnya yang juga perlu diperhatikan adalah tetap menggunakan masker saat berbicara. Meski sudah saling percaya bahwa kondisi lawan bicaranya sehat, Dian mengatakan penggunaan masker tetap harus dilakukan untuk mengurangi risiko penularan.

    Dian menambahkan, hal penting lainnya adalah tidak menggabungkan dua masker medis sekaligus. Sebab, kata dia, masker medis tidak dirancang untuk digunakan secara bersamaan dalam dua lapisan.

    “Gunakan masker medis sebagai lapisan dalam kemudian tutup dengan masker kain pada bagian luarnya,” ujarnya.

    https://repjogja.republika.co.id/berita/qy0u95327/pakar-ingatkan-cara-bermasker-yang-benar