Pariaman Kembali Gelar Razia Prokes Kesehatan

    Ancaman COVID-19 di Sumatera Barat secara umum, Kota Pariaman khususnya masih sangat tinggi

    REPUBLIKA.CO.ID, PARIAMAN – Pemerintah Kota Pariaman kembali menggencarkan razia protokol kesehatan. Penggerebekan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko penularan Covid-19.

    Meski Pariaman saat ini masuk kategori zona kuning, menurut Kepala Satpol PP dan Dinas Damkar Kota Pariaman, Elfis Chandra, pihaknya tetap harus memberi peringatan kepada masyarakat agar tidak ada lagi lonjakan kasus Covid-19. ‘

    “Semalam kami lakukan sosialisasi tadi malam. Sosialisasi kami lakukan selama 3 hari, pertama di Pasar Rakyat Kota Pariaman, Pasar Kurai Taji di Kota Pariaman dan tadi malam kami lakukan di tempat para pelaku usaha dengan target Pelaku usaha dan pengunjung warnet. Kami sudah mengunjunginya dan mensosialisasikannya sehingga hari ini kami akan menindak orang-orang yang melanggar program kesehatan, ”kata Elfis, Sabtu (1/5).

    Elfis menjelaskan, ancaman COVID-19 di Sumbar secara umum, khususnya Kota Pariaman masih sangat tinggi, meski saat ini Kota Pariaman berada di zona kuning. Hal itulah yang menyebabkan Tim Satgas Covid -19 kembali melakukan sosialisasi dan selanjutnya memberikan sanksi kepada pelanggar. Menurutnya, ini salah satu cara untuk menghambat perkembangan Covid.

    Sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar prokes adalah denda administratif atau sanksi pekerjaan sosial. Jika satu pelaku usaha telah melakukan lebih dari dua pelanggaran, kemungkinan besar usaha tersebut dapat ditutup. Sanksi kurungan juga bisa kita lakukan jika sudah tiga kali melanggar.

    Sebelumnya, Pemerintah Kota Pariaman sudah mengeluarkan aturan tentang Tim Satgas Covid-19 Kota Pariaman. Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Kebiasaan Baru dan Peraturan Walikota Nomor 48 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Perda Nomor 6 Tahun 2020.Penegakan sanksi bagi pelanggar prokes akan melibatkan tim satgas bersama. Covid-19 mulai dari Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, BPBD, Dinas Kesehatan, TNI dan Polri.




    Source