Pariwisata Miliki Nilai Strategis Dalam Menggerakkan Roda Perekonomian   

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sektor pariwisata memiliki nilai strategis dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat, sebab pariwisata memiliki prospek nilai ekonomis yang sangat besar, yang berhubungan langsung antara penggerak, pengelola dan masyarakat, dan secara bersamaan dapat membentuk perpaduan yang baik, dalam mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat serta pembangunan di Kabupaten Sumbawa, hal itu disampaikan Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Kab. Sumbawa, H. Sudirman SPd, pada pembukaan kegiatan Pelatihan Kepariwisataan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa, yang berlangsung di Aula Madelau ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (24/06).

Bupati menyampaikan, bahwa peranan pariwisata sangat berpengaruh bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa, jika dalam pengembangannya ditata dengan baik dan komprehensif.
Dikatakan, tercatat ada 231 potensi obyek wisata di Kabupaten Sumbawa, yang membutuhkan interaksi cita rasa dalam konteks kepariwisataan dari segenap komponen, baik pemerintah, masyarakat, pelaku wisata, maupun wisatawan itu sendiri. 

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, para pelaku wisata mampu mendukung pemerintah Kabupaten Sumbawa, bersama masyarakat untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam membangun dan mengembangkan seluruh potensi wisata dan kekayaan budaya yang dimiliki.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Ir H Iskandar D, MEc Dev, dalam laporannya menyampaikan, pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan peran aktif para pelaku uasaha wisata untuk memaksimalkan potensi obyek wisata yang dikelola. Selain itu juga, untuk meningkatkan kompetensi dan semangat berinovasi untuk menciptakan wisata unggulan yang sesuai dengan karakteristik obyek wisata yang dikelola.

Kegiatan itu dihadiri oleh Pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa, dan para peserta yang berasal dari pengurus Pokdarwis dan pelaku usaha wisata se Kabupaten Sumbawa. Pelatihan tersebut juga mendatangkan instruktur pakar ekowisata dan praktisi wisata ternama yang berasal dari luar daerah.