Pasang Kamera Pemantau, Upaya Tekan Pelanggaran Lalu Lintas

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Satuan Lantas Polres Sumbawa terus melakukan inovasi guna menekan terjadi pelanggaran lalu lintas. Dimana sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi pelanggaran lalu lintas akan di lakukan pemasangan kamera CCTV atau kamera pemantau.
Kasat Lantas Polres Sumbawa, AKP Nasrul SKom SIK mengatakan, Selasa (16/01) untuk sementara pemasangan kamera pemantau akan dilakukan di 2 lokasi di seputaran Kota Sumbawa yakni di Simpangan Lawang Gali, Kelurahan Brang Bara dan Simpangan Kerangka Baja, Kelurahan Bugis. Karena 2 lokasi tersebut rawan terjadi pelanggaran lalu lintas.
“Kamera pemantau yang kita pasang itu, bisa langsung kita pantau dari kantor dan bahkan bisa juga melalui handohone,” ujarnya.
AKP Nasrul mengungkapkan, 2 lokasi yang dipilih tersebut, lantaran rawan terjadi pelanggran. Berawal dari pelanggaran tersebut yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. “Kamera pemantau tersebut dilengkapi dengan speaker atau pengeras suara, sehingga jika nantinya petugas melihat adanya potensi pelanggaran lalu lintas maka akan langsung ditegur oleh petugas,” terangnya.
Pemasangan kamera pemantau tersebut, merupakan upaya untuk menekan terjadinya pelangaran lalu lintas karena pihaknya berencana menjadikan Kota Sumbawa menjadi kota yang tertib lalu lintas. Untuk mewujudkan hal itu, pihaknya berencana menempatkan kamera pemantau di setiap simpangan. “Hal ini juga akan dibicarakan dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” tandas AKP Nasrul.
Selain itu, pihaknya akan melakukan pengecekan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas. Tentunya akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Jika menyangkut masalah infrastruktur jalan maka akan berkoordinasi dengan dinas PU. Jika berhubungan Rambu-rambu maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Untuk menekan terjadinya kecelakaan, langkah sementara yang dilakukan dengan menempatkan rambu peringatan di lokasi rawan kecelakaan.
“Kecelakaan terjadi kadang bukan karena kelalaian orang saja, tetapi juga karena infrastruktur jalannya. Makanya kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Kami pantau, analisa, baru koordinasikan,” demikian AKP Nasrul.