PASAR BRANG BARA DIOPERASIONALKAN JANUARI

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Setelah tuntas membangun pasar tradisional modern pasar Brang Bara Sumbawa Besar yang menyerap anggaran bantuan Pusat melalui Dana Tugas Pembantuan (TP) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia tahun 2017 lalu mencapai miliaran rupiah dan dilanjutkan kembali dengan kegiatan pembenahannya menggunakan dana APBD Sumbawa tahun 2018 senilai Rp 560 Juta, sehingga pasar Brang Bara yang dulunya terkesan kumuh, kini sudah terlihat lebih asri dan menarik, dengan rencana operasional pemanfaatan dan penggunaannya bagi para pedagang akan dimulai Januari 2019 mendatang.
Sebagamana dikemukakan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Sumbawa Wirawan Ahmad S.Si MT dalam keterangan Pers akhir tahun kepada Gaung NTB diruang kerjanya Senin (31/12) menyatakan kalau kegiatan pembangunan dan pembenahan lanjutan dari pasar tradisional modern Brang Bara tersebut sejauh ini telah dinyatakan tuntas dan rampung, menyusul pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), penataan halaman parkir, taman dan pagar pasar dimaksud telah selesai dibangun oleh rekanan kontraktor yang ditunjuk, sehingga sesuai dengan schedule program rencananya pasar Brang Bara tersebut sudah bisa dimanfaatkan oleh para pedagang dengan memprioritaskan pedagang lama pada tahun baru Januari 2019 mendatang.
Dengan selesainya sejumlah paket proyek penunjang pasar Brang Bara itu, maka kedepan pasar tersebut akan dijadikan salah satu icon pasar tradisional modern, karena seluruh infrastruktur sarana prasarana dan sejumlah fasilitas penunjang yang ada saat ini dinilai sudah cukup representatif, dengan sentuhan nuansa seni artistik modern yang didukung dengan penataan taman, halaman parkir dan pagar maupun penataan lampu yang cukup memberikan kesan tersendiri bagi para pengunjung, apalagi puluhan kios dan lapak tempat jualan yang ada didalamnya cukup memberikan ruang bagi para pedagang dalam melakukan transaksi bisnisnya di pasar Brang Bara dalam keadaan aman dan nyaman, karena itu Wirawan mengajak segenap lapisan masyarakat didaerah ini untuk mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan dari pasar dimaksud, sehingga pasar Brang Bara dapat terjaga dan terpelihara dengan baik, tukasnya.
Hal senada juga dikatakan PPK Bapenda Sumbawa Arif Alamsyah SSTP M.Si, bahwa dengan tuntasnya pembangunan dan pembenahan lanjutan pasar Brang Bara Sumbawa tahun 2018 yang menyerap anggaran sekitar Rp 560 Juta itu secara menyeluruh, maka dengan kondisi fisik yang dimiliki saat ini menunjukkan kesan jauh dari yang namanya kumuh, mengingat halaman pasarnya masih berfungsi sebagai shelter bus trayek timur dan selatan Sumbawa, didukung dengan penataan taman yang lebih asri, bak penampungan sampah yang memadai, IPAL juga sudah dibuat sedemikian rupa dengan halaman menggunakan pasangan paving block, bahkan taman bunga kecil didepan dan gerbang kecil sebagai pemanis dengan bangku taman minimalis tentu akan berfungsi sebagai area publik yang cukup memberikan ruang bagi warga masyarakat sekitar.
Mengapa pagar depan sengaja dihilangkan terang PPK Arif Alamsyah, karena antara fasilitas umum dengan pemukiman tidak boleh ada pemisah/pembatas (barrier), dan perlu dipahami bersama pasar Brang Bara ini adalah milik kita semua, karena itu mari bersama-sama menjaga dan memeliharanya dengan baik, ujarnya.