PDAM BERTEKAD TAMBAH 1.800 PELANGGAN BARU

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Keberadaan PDAM Batulanteh Sumbawa sebagai salah satu perusahaan (BUMD) milik Pemda Sumbawa yang dipercayakan untuk mengelola sumber daya air baku potensial Semongkat dinilai telah cukup memberikan kontribusi nyata bagi pemenuhan kebutuhan pasokan air bersih yang dibutuhkan warga masyarakat (pelanggan) didaerah ini, karena itu dalam program kerja tahun baru 2018 ini manajemen PDAM bertekad menambah sekitar 1.800 pelanggan baru, dengan terus berupaya membangun dan membenahi sejumlah sumber mata air potensial yang ada, ungkap Direktur PDAM Batulanteh Sumbawa Hasanuddin SE dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB melalui jaringan telepon seluler Sabtu (06/01) kemarin.
Ini semua dilakukan PDAM terang Hasanuddin, dalam rangka pemenuhan akan kebutuhan pasokan air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat, dimana sejumlah potensi sumber mata air akan terus digali dan diupayakan pembangunannya seperti dilokasi sumber mata air “Ai-Ngelar”, yang diharapkan kedepan akan mampu memberikan kontribusi bagi menunjang akan ketersediaan pasokan air bersih bagi masyarakat karena potensi debet air yang dimiliki cukup besar, terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga masyarakat di Kecamatan Moyo Hulu sehingga dalam program PDAM tahun 2018 ini ditargetkan minimal ada sekitar 1.800 pelanggan baru (SSR) dari program sebelumnya tahun 2017 lalu dengan realisasi target 1.500 pelanggan.
Hasanuddin juga menjelaskan jumlah pelanggan PDAM Batulanteh Sumbawa hingga saat ini mencapai sekitar 20.000 pelanggan yang tersebar pada belasan Kecamatan didaerah ini termasuk pelanggan yang ada didalam kota Sumbawa Besar, dengan jumlah 13 Cabang PDAM yang ada akan terus berupaya terus meningkatkan pelayanan maksimal kepada warga masyarakat (pelanggan), bahkan dalam rangka menanggulangi kerusakan dan kebocoran jaringan pipa, sebuah tim teknis PDAM akan selalu siap standby 24 jam untuk menjalankan tugasnya, karena itu jika ada kebocoran ataupun tersumbatnya jaringan pipa air pelanggan hendaknya segera diinformasikan kepada manajemen PDAM, agar penanggulangan, pembenahan dan perbaikannya dapat dengan segera dilakukan dan dituntaskan sebagaimana mestinya.
Khusus air baku Semongkat memang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan pasokan air bersih bagi pelanggan yang berada diwilayah empat kecamatan meliputi Kecamatan Sumbawa, Labuan Badas, Moyo Hilir dan Moyo Utara, bahkan program kedepan PDAM juga akan mengusahakan adanya jaringan di Kecamatan Lenangguar, Labangka dan Rhee dan sejumlah kecamatan potensial lainnya dengan mengusulkan program pembangunannya kepada Pemerintah Pusat melalui Satker Provinsi maupun Pemda Sumbawa, tukas Hasanuddin.