PDAM Layani Pelanggan di Garasi

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sungguh miris melihat kondisi fisik eks Kantor Pusat PDAM Batulanteh Sumbawa yang berada di Jalan Ki Hajar Dewantara No 1 Kelurahan Pekat Sumbawa Besar yang kini dijadikan Kantor Cabang Pelayanan PDAM Kota Sumbawa, kini mengalami rusak berat dan sudah tidak layak dan tidak bisa dipakai lagi, sehingga dengan terpaksa pelayanan kepada pelanggan PDAM dilakukan di garasi mobil, dan rencananya dalam tahun 2019 ini akan dilakukan rehabilitasi total dengan membangun kantor baru yang lebih representatif kedepan, ungkap Plt Direktur PDAM Batulanteh Sumbawa Tajuddin dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Selasa (12/02) kemarin.
Dijelaskan, Kantor Cabang Pelayanan PDAM yang berada dikawasan Kelurahan Pekat itu yang dibangun dan berdiri sejak 30 tahun silam itu diakui dalam dua tahun terakhir ini sudah tidak dipakai lagi untuk menunjang kegiatan pelayanan bagi pelanggan PDAM, karena memang kondisi fisik bangunannya sendiri mengalami kerusakan berat dengan atapnya sendiri dikhawatirkan roboh, sehingga untuk kelancaran pelayanan bagi pelanggan yang datang membayar kewajiban pembayaran air PDAM-nya dengan terpaksa untuk sementara karyawan PDAM memberikan pelayanan di grasi mobil yang disulap menjadi kantor sementara mengggunakan dinding triplek yang semestinya tidak layak dijadikan sebuah kantor, tetapi apa hendak dikata itulah kondisi yang dialami mau tidak mau pelayanan kepada masyarakat harus tetap jalan, tukasnya.
Dengan melihat kondisi fisik kantor pelayanan PDAM di Kelurahan Pekat tersebut kata Tajuddin, maka sesuai dengan program manajemen PDAM Batulanteh Sumbawa merencanakan akan melakukan kegiatan rehabilitasi paling lambat sudah bisa dimulai Juni 2019 mendatang, dengan menyerap biaya pembangunannya ditaksir mencapai Rp 175 Juta dengan menggunakan alokasi anggaran internal PDAM secara mandiri, dimana anggaran sebesar itu dikumpulkan secara bertahap dari sedikit keuntungan yang diperoleh dari hasil pasokan air yang diberikan kepada ara pelanggan, ujarnya.
“Insya Allah sesuai dengan program yang direncanakan pembangunan rehabilitasi Kantr Cabang Pelayanan PDAM di Kelurahan Pekat itu akan dilakukan oleh manajemen PDAM setelah Puasa atau Lebaran mendatang, sehingga diharapkan kedepan kantor pelayanan yang lebih layak dan representatif yang merupakan asset milik PDAM itu akan terwujud sebagaimana yang diharapkan, dan tentu pelayanan prima kepada masyarakat pelanggan PDAM akan terus berupaya ditingkatkan, terutama bagaimana mempertahankan kestabilan akan ketersediaan pasokan air bersih yang dibutuhkan oleh masyarakat,” pungkas Tajuddin.