Pegasus berhati-hatilah! Presiden disarankan untuk tidak menggunakan WA

    Pegasus dapat menyusup ke perangkat target dan mengumpulkan data di ponsel.

    REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Pakar keamanan siber Dokter Pratama Persadha mengimbau Presiden RI Joko Widodo dan pejabat negara untuk tidak menggunakan Ada apa (WA) untuk menghindari Pegasus. Pratama Persadha melalui keterangannya, Sabtu malam menjelaskan bahwa Pegasus merupakan malware berbahaya yang dapat masuk ke perangkat seseorang dan melakukan aktivitas lainnya. pengawasan atau mata-mata.

    Menurut Pratama, Pegasus sebenarnya adalah trojan yang begitu memasuki sistem target dapat membuka “pintu” bagi penyerang untuk mengambil informasi tentang target.spyware),” kata Ketua Pusat Riset Keamanan Sistem Informasi dan Komunikasi Lembaga Penelitian Siber Indonesia (CISSReC).

    Pratama mengatakan terkait Pegasus yang menjadi perbincangan hangat setelah laporan Amnesty International menyebutkan sejumlah presiden, perdana menteri, dan raja menjadi sasaran malware yang dibuat oleh NSO, sebuah perusahaan teknologi Israel.

    Salah satu yang menjadi perhatian internasional, katanya, adalah informasi bahwa salah satu korban Pegasus adalah Presiden Prancis Emmanuel Macron. Laporan dari Amnesty International dan Citizen Lab menyusul dugaan kebocoran data pada 50.000 target potensial alat mata-mata Pegasus NSO, termasuk di dalamnya adalah 10 perdana menteri, tiga presiden, dan seorang raja yang menjadi sasaran Pegasus.

    Sebelumnya, kata Pratama yang juga dosen pascasarjana di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), santer diberitakan bahwa Jamal Kashogi, jurnalis Saudi yang tewas juga menjadi incaran Pegasus.

    Ia juga menjelaskan bahwa banyak juga malware seperti ini yang dijual bebas di pasaran, bahkan ada beberapa yang bisa didapatkan secara gratis. Namun yang membedakan adalah teknik atau cara yang digunakan agar malware tersebut dapat menginfeksi korbannya.-pelacakan,” dia berkata.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/qwr8oy377/waspada-pegasus-presiden-disarankan-tak-pakai-wa