Pegawai Disdukcapil Kota Jambi Jadi Tersangka KTP Palsu

    FB secara ilegal menggunakan komputer kantor untuk membuat KTP palsu di luar jam kantor.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI — Penyidik ​​Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jambi menetapkan satu tersangka dalam kasus Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Jambi. ), Provinsi Jambi.

    “Tersangka berinisial FB (22) merupakan pekerja harian lepas (PHL) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jambi yang menjadi aktor utama dalam kasus ini,” kata Kasubdit V Cyber Polda Jambi, AKBP Wahyu Bram di Mapolres Jambi, Kota Jambi, Jumat (8/10).

    Pemeran FB menjadi pemeran utama, karena merupakan admin komputer di Disdukcapil Kota Jambi. Tersangka ditangkap menggunakan komputer kantor secara ilegal di luar jam kantor. Tersangka juga memiliki pengguna dan kata sandi untuk mencetak KTP. Namun untuk pembuatan KTP harus ada surat perintah dari atasan, harus ada pihak yang tercetak, dan jumlah yang dicetak.

    “Tapi tersangka FB dalam aksinya tidak ada perintah dan tidak ada permintaan, jadi sebenarnya modus operandinya untuk pungutan liar,” kata Wahyu Bram. “Hanya ini yang kami tetapkan sebagai tersangka. Kami akan segera menyerahkan berkas ke kejaksaan untuk mempercepat penyelesaian ke kejaksaan,” kata Bram.

    Dalam aksinya, tersangka berkoordinasi dengan pihak lain. Pelaku bekerja sama dengan calo di sisi kecamatan dan berjanji proses pembuatan KTP akan lebih cepat.

    “Karena tidak sesuai dengan SOP dan tidak diketahui pimpinan maka bahan yang digunakan adalah bahan bekas jadi ada yang mengganti KTP ganti alamat atau tulisannya rusak tapi tidak dimusnahkan dan disimpan oleh yang bersangkutan untuk keperluannya. digunakan kembali,” ujarnya. Bram.

    Akibatnya, lanjutnya, KTP yang menggunakan bahan bekas memunculkan dua data, yaitu data pada chip KTP dan data yang tertera pada KTP. “Akhirnya KTP tidak bisa digunakan untuk mengurus administrasi lain, seperti mengurus rekening dan lain-lain,” kata Bram.

    Selain FB, penyidik ​​akan kembali mengumumkan tersangka lain, kemungkinan enam orang pada pekan ini. FB tidak ditahan di Rutan Polres Jambi karena dianggap kooperatif. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, FB dijerat pasal 32 UU ITE dan diancam minimal lima tahun penjara.



    https://www.republika.co.id/berita/r0ovjp484/pegawai-di-disdukcapil-kota-jambi-jadi-tersangka-ktp-palsu