Pekan ini, Jabar kembali bebas dari zona merah

    REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersyukur karena pekan ini belum ada daerah di Jabar yang masuk kategori zona merah Covid-19. Hal tersebut sejalan dengan Kabupaten Majalengka yang kini telah naik menjadi zona oranye. Selain itu, menurut Ridwan Kamil, Bed-Occupancy-Rate sebesar 28 persen atau terendah selama pengendalian Covid-19 di Jawa Barat.

    “Yang akan kita ketahui adalah laporannya dua minggu ke depan setelah libur Lebaran,” kata Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil ini di Gedung Sate, Senin (17/5).

    Untuk mengantisipasi hal tersebut, menurut Emil, pihaknya telah menerapkan dua kebijakan. Salah satunya mewajibkan RT / RW melaporkan warga yang menjalani mudik saat lebaran. Mereka harus dilaporkan untuk pengujian prioritas.

    “Kami tidak ingin pemudik kembali, datang bukan untuk diuji, terutama pemudik dari Jabodetabek dan Bandung Raya yang terus berinteraksi di daerahnya dan tiba-tiba terjadi cluster di permukiman,” jelasnya.

    Selain itu, Emil juga memastikan akan menguji momentum arus balik tersebut. Dimana terdapat 17 titik ujian yang telah disiapkan. “Masing-masing ada 200 tes per poin, jadi per hari 3.000 hingga 3.500 tes antigen,” ujarnya.

    Emil membenarkan akan menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait pengendalian Covid-19 pasca Lebaran. Selama ini pihaknya juga telah melakukan sosialisasi larangan mudik yang dinilai berhasil menekan angka-angka di Jabar nanti.

    Emil menuturkan, sebelum sosialisasi dilakukan ada potensi pemudik di Jabar sebanyak 89 juta orang. Namun setelah sosialisasi turun menjadi 8,9 juta.

    “Dan setelah selesai sosialisasi dan isolasi baru tercatat 1,5 juta atau 1,1 persen. Meski hanya 1,1 persen, potensi peningkatan kasus harus diwaspadai,” ujarnya.

    Arah kedua, kata dia, terkait perekonomian, di mana pihaknya diminta terus bekerja keras. Diketahui hanya 10 provinsi yang positif, tertinggi adalah Papua. “Jabar minus 0,83 persen. Jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Mudah-mudahan bisa lebih baik di atas 0 persen,” ujarnya.


    Source