Pekan Olahraga Nasional 2021

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dukungan penuh masyarakat Papua yang menemui Graha Eme Neme Yauware, Mimika, sejak Rabu (29/9) pagi akhirnya membuahkan hasil yang manis. Dari arena kompetisi judo, Papua berhasil meraih medali emas.

    Judokai Ilham Fadillah menjadi wakil tuan rumah pertama yang mengumpulkan medali emas dari cabang olahraga (olahraga) Judo. Bertanding di nomor perorangan putra -55 kg, Ilham mengalahkan judokai Beta Awari (Kalimantan Barat).

    “Ilham menutup kemenangan dengan keunggulan satu poin di menit 2:46,” kata keterangan resmi dari PB PON sub Mimika, seperti dikutip Di antara, Rabu.

    Kemenangan Ilham memulihkan semangat suporter tuan rumah yang setia menyaksikan pertandingan mulai dari babak penyisihan. Mereka tetap bersemangat memberikan dukungan penuh hingga akhirnya Ilham meraih medali emas.

    Dengan hasil ini, Beta menempati posisi runner-up dan berhak membawa pulang medali perak. Medali perunggu diraih oleh judokai Dicky Zulkifar (Banten) dan Imam Maulana Muttaqin (Jawa Barat).

    Sebanyak 141 atlet Judo dari 20 provinsi di Indonesia memperebutkan 124 medali yang terdiri dari 32 emas, 32 perak, dan 60 perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX. Laga perdana Judo dimulai Rabu di arena Judo Graha Eme Neme Yauware, dengan barisan atlet yang terdiri dari 62 atlet putra, 53 putri, dan 26 atlet Nage No Kata.

    Koordinator Judo Competition dan Technical Meeting, Budiman Djajat menjelaskan, pada hari pertama lomba, ada enam kelas dengan tiga kelas untuk putri dan putra. “Kemarin kami menimbang bobot masing-masing peserta, jika ada peserta yang melebihi ketentuan maka akan didiskualifikasi dan tidak dapat melanjutkan pertandingan,” kata Budi dalam keterangan resmi Humas PB PON Sub Mimika, Rabu.

    Sebelumnya, panitia penyelenggara Judo dan delegasi teknis memastikan arena kompetisi di Graha Eme Neme Yauware berstandar internasional dan kesiapan sudah mencapai 100 persen. “Memasuki Graha Eme Neme Yauware, kita bisa melihat arena kompetisi yang luar biasa yang disebut bertaraf internasional,” ujar Technical Delegasi (TD) Judo Perry Pantouw.

    Perry mengatakan, matras yang digunakan untuk atlet didatangkan langsung dari China. “Tikar ini sudah diterima International Judo Federation (IJF). Tikar nomor satu sudah termasuk pentas. Arena ini berstandar internasional, kalau Mimika bisa juara dunia, ini memenuhi syarat internasional,” ujarnya bangga.

    Ada juga empat tribun di arena, yaitu satu untuk VIP, dua untuk penonton dan satu untuk atlet yang belum bertanding. “Saya berharap judo di Papua maju dan bisa menggelar kejuaraan dunia di sini. Barangnya sudah ada dan nantinya menjadi milik Mimika, jadi mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.



    https://www.republika.co.id/berita/r097ti257/berkat-masyarakat-papua-ilham-sumbang-emas-judo