Pekan Olahraga Nasional 2021

    Hendro mengaku belum puas dengan catatan waktunya.

    REPUBLIKA.CO.ID, MIMIK — Atlet nasional Hendro yang mewakili Jawa Barat meraih medali emas lari cepat 20.000 meter putra cabang atletik pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX. Sang “raja” jalan cepat itu berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 1 jam 35 menit dan 38 detik saat berlaga di Kompleks Kuala Kencana, Mimika, Papua, Sabtu.

    Meski meraih emas, Hendro gagal memecahkan rekor atas namanya sendiri. Catatan waktu Hendro yang menjadi rekor PON adalah 1 jam 28 menit 53 detik. Sedangkan waktu yang menjadi rekor nasional adalah 1 jam 27 menit 24 detik.

    Ditemui usai pertandingan, Hendro mengaku belum puas dengan waktu yang diraihnya hari ini. Kekosongan dari pertandingan akibat absennya kejuaraan di masa pandemi Covid-19 serta kondisi tubuh yang baru pulih dari penyakit tifus menjadi penyebabnya.

    “Di PON Papua, timingnya kurang bagus. Bisa dibilang timing yang saya buat, sebenarnya sangat buruk buat saya. Karena persiapannya yang cukup matang, harus rusak karena kondisi terkulai,” kata Hendro .

    Seperti dikutip dari Di antara, Hendro terlihat langsung memimpin pertandingan sejak awal. Peraih tiga medali emas PON bahkan berhasiltumpang tindih sejumlah atlet lainnya.

    Peraih PON dan rekor nasional itu juga berhasil mengamankan podium pertama tanpa perlawanan berarti dari atlet lain. Medali perak diraih oleh atlet DI Yogyakarta, Bayu Prasetyo, dengan catatan waktu 1 jam 37 menit 50 detik. Sementara itu, medali perunggu diraih oleh atlet Sulawesi Barat Mursalim Bahri dengan catatan waktu 1 jam 41 menit 13 detik.

    Hendro yang lahir di Medan 24 Oktober 1990 itu juga berjanji akan lebih mematangkan persiapannya agar bisa memberikan yang terbaik di Sea Games 2021. SEA Games rencananya akan digelar di Vietnam pada 2022.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/r0po3c257/raih-emas-hendro-catatan-waktunya-buruk