Pelapor Tunggu Proses Hukum Polres Malang Terkait Kasus Video Penembakan Gus Idris

    Laporan Wartawan Tribun Jawa Timur Erwin Wicaksono

    TRIBUNNEWS.COM, MALANG – Penetapan tersangka kasus penembakan video Gus Idris atau Idris Al Marbawy ditunggu wartawan, salah satunya Zulham Mubarok.

    Pria yang merupakan Sekretaris Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdatul Ulama (LTN NU) Kabupaten Malang ini berharap Polres Malang segera mengungkap fakta kasus yang sempat heboh.

    “Kami menunggu kabar.

    Ada Kapolri baru, semoga ada kebijakan baru. Kalau ada masalah penahanan, kami serahkan sepenuhnya ke polisi,” ujarnya, Sabtu (26/6/2021).

    Kasus heboh seorang ulama asal Desa Babadan, Ngajum, Kabupaten Malang muncul pada Maret 2021 melalui video yang diunggah di kanal YouTube.

    Baca juga: Pasangan di Malang Dilaporkan Dugaan Penipuan, Janji Lulus CPNS

    Seiring berjalannya waktu, berbagai elemen masyarakat yang menyayangkan tindakan Gus Idris kompak melapor ke Polres Malang.

    Zulham menjelaskan, proses mediasi telah dilalui antara Gus Idris dengan Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdatul Ulama (LTN NU).

    Zulham bahkan menyebut Gus Idris sudah meminta maaf kepada Ketua Umum PWNU Kiai Marzuki Mustamar.

    “Proses hukum ini harus jelas.

    Kami tetap berpegang pada proses hukum yang berlaku. Dan serahkan ini ke Polres Malang,” jelas Zulham.

    Di sisi lain, Kepala Bareskrim Polrestabes Malang, AKP Donny Kristian Baralangi menegaskan, proses hukum terhadap Gus Idris masih berjalan.

    “Kasus Gus Idris terus berlanjut. Mungkin akan ada judul kasus lagi di sini (Polres Malang). Mungkin akan ada pemeriksaan beberapa saksi lagi, dari pihak keluarga dan beberapa mahasiswa,” pungkas Donny.

    Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan Judul Terkait Lanjutan Kasus Video Penembakan Gus Idris, Reporter Tunggu Proses Hukum Polda Malang



    https://www.tribunnews.com/regional/2021/06/27/pelapor-tunggu-proses-hukum-polres-malang-terkait-kasus-video-penembakan-gus-idris