Pelatih Persib: Harus Ada Kompetisi di Indonesia

    Di negara lain, federasi yang memutuskan apakah ada persaingan, bukan polisi.

    REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akhirnya resmi memberikan izin kompetisi Liga 1 2021. Kompetisi ini akan berlangsung dari Juli 2021 hingga Maret 2022.

    Namun, pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mengatakan hal itu seharusnya dilakukan polisi. Apalagi hanya di Indonesia persaingan harus mengandalkan izin polisi.

    “Di negara lain tidak seperti itu. Jadi bagi saya biasa saja, tidak ada yang istimewa,” kata Robert dalam wawancara virtual, Selasa (1/6).

    Robert sudah sering mengatakan hal yang sama ketika ditanya soal perizinan. Menurutnya, di negara lain federasi yang menentukan ada tidaknya persaingan, bukan polisi.

    “Seperti yang sudah saya katakan sejak lama, di negara lain ketika federasi memutuskan ada pertandingan sepak bola, maka pertandingan sepak bola diadakan. Polisi akan menampungnya, bukan membuat aturan,” kata Robert.

    Di Indonesia, lanjut Robert, dia melihatnya secara berbeda dan harus menerimanya. Tentu saja, tim harus mengikuti aturan, tetapi dari perspektif sepakbola dan FIFA, tidak boleh ada campur tangan dari pihak ketiga untuk asosiasi sepakbola.

    “Jadi saya kira tidak perlu ada pertanyaan soal perizinan. Tapi saya tahu Indonesia melihat ini berbeda dan saya harus menerimanya karena kita tinggal di Indonesia, jadi kita harus menerimanya. Tapi kalau ditanya soal ini, untuk saya ini normal dalam sepak bola,” jelas Robert.



    https://www.republika.co.id/berita/qu0o3m438/pelatih-persib-sudah-seharusnya-ada-kompetisi-di-indonesia