Pembangunan Pasar Seketeng Dimulai Bulan ini

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Setelah melalui proses tender dan sudah ada Rekanan yang menjadi pememang, akhirnya pembangunan Pasar Seketeng dijadwalkan akan dimulai pada pertengahan bulan Juni tahun 2019 ini.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa, H. Hasan Basri, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerimah nama pemenang Tender pembangunan Pasar Seketeng dari pihak Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LPBJP) Setda Sumbawa, kemudian pihaknya meneliti dokumen-dokumennya, selanjutnya dibuatkan Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ).
Adapun pemenang tender untuk pembangunan pasar tersebut jelasnya yakni PT. Citra Persada

Untuk diketahui kata H Hasan Basri, bahwa yang dilakukan tender yakni untuk pembangunan dua blok yakni blok B dan Blok C yang berada di tengah dan belakang. Sementara untuk blok A pada tahun ini hanya akan dibangun pondasinya saja, untuk kelanjutannya direncanakan tahun depan apabila ada anggaran yang tersedia.

Adapun proses selanjutnya, paling lambat 14 hari setelah pembuatan SPPBJ, maka harus segera dilakukan penandatangan kontrak dan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan semua berkas yang diperlukan sebelum kontrak, seperti Syarat-syarat administartif, serta syarat teknis lainnya.
Untuk kontrak sendiri menurut H Hasan Basri direncanakan tanggal 20 atau 21 Juni 2019 karena sambil menunggu masih sanggah tender Manjemen Konstruksinya atau pengawasan sehingga nanti pembangunan dan pengawasannya dapat dilakukan secara bersamaan.
“Sementara ini kami masih menunggu MK nya, tanggal 18 terakhir masa sanggahnya,” jelasnya

lebih lanjut disampaikannya, bahwa pembangunan Pasar Seketeng harus segera dimulai, mengingat waktu pengerjaannya yang sangat singkat yakni hanyak 6 bulan saja.
“Pembangunan dimulai sejak penandatanganan SPMK (Surat Perintah Mulai Pekerjaan), bulan ini langusng dikerjakan, karena kita tidak bisa buang waktu karena waktu singkat sekali hanya 6 bulan yakni sampai tanggal 20 atau 21 Desember, jadi kita harus maksimalkan,” demikian H Hasan Basri.